Tak Ingin Ikuti Jejak Khabib dengan Rekor Sempurna, Khamzat Chimaev Tegaskan Fokus Tambah Gelar Juara UFC
- Instagram/khamzat_chimaev
tvOnenews.com - Pegulat tangguh asal Chechnya, Khamzat Chimaev menegaskan bahwa dirinya tidak terobsesi menjaga rekor tak terkalahkan seperti Khabib Nurmagomedov.
Juara kelas menengah UFC itu mengaku tidak menjadikan angka “0” dalam kolom kekalahan sebagai prioritas utama dalam kariernya.
Sejauh ini, belum ada petarung yang mampu memecahkan teka-teki permainan Chimaev di dalam octagon.

- Instagram @khamzat_chimaev
Kemenangannya atas Dricus du Plessis pada Agustus lalu mengukuhkannya sebagai raja di divisi 185 pound sekaligus memperpanjang rekor profesionalnya di MMA menjadi 15-0.
Banyak pihak masih bertanya-tanya siapa yang mampu menghentikan laju “Borz”. Namun, alih-alih bermain aman demi mempertahankan rekor sempurna, Chimaev justru ingin mencari tantangan besar — bahkan jika itu berarti mempertaruhkan catatan tak terkalahkannya.
Ia menegaskan bahwa ambisinya adalah meraih lebih dari satu gelar juara di UFC, bukan pensiun tanpa kekalahan.
“Saya hanya ingin menjadi juara ganda,” kata Chimaev di Jaxxon Podcast.
“Saya bukan tipe orang yang mencoba pensiun dari UFC tanpa terkalahkan. Saya tidak peduli.”
“Saya hanya ingin membuat beberapa pertarungan besar,” tambahnya.
Warisan Khabib dan Perdebatan GOAT
Dalam sejarah MMA, belum ada yang benar-benar menyamai pencapaian Khabib Nurmagomedov yang pensiun tanpa pernah kehilangan gelar. “The Eagle” mengakhiri kariernya dengan rekor sempurna dan dominasi luar biasa.
Namun, keputusan pensiun seusai UFC 254 pada 2020 — ketika ia baru tiga kali mempertahankan sabuk kelas ringan — memunculkan perdebatan.

- tangkapan layar Bleacher Report
Sebagian penggemar dan analis menilai durasi serta jumlah pertahanannya belum cukup panjang untuk menempatkannya secara mutlak dalam daftar petarung terhebat sepanjang masa.
Nama-nama seperti Jon Jones, Georges St-Pierre, Anderson Silva, dan Demetrious Johnson kerap disebut memiliki rentang dominasi dan pencapaian yang lebih panjang dalam perdebatan GOAT (Greatest of All Time).
Meski begitu, dari segi kemampuan dan dominasi per pertandingan, Khabib Nurmagomedov tetap dianggap sebagai salah satu kandidat terkuat dalam sejarah olahraga ini — standar yang kini secara tidak langsung dibandingkan dengan ambisi besar Chimaev. (ind)
Load more