Islam Makhachev Dirampok di Italia, Minta Sepatu Pemberian Bintang PSG Dikembalikan
- instagram Islam Makhachev
Ilia Topuria sempat mengungkapkan bahwa cedera tangan yang dialami Makhachev menjadi penghambat utama. Di sisi lain, kubu Makhachev membantah hal tersebut dan menyatakan bahwa persoalan sebenarnya terletak pada nilai kontrak yang dianggap tidak sesuai. Presiden UFC Dana White juga turut membantah anggapan bahwa Topuria meminta bayaran terlalu tinggi, dan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
Di tengah perbedaan pandangan itu, Malki Kawa memaparkan kronologi versinya melalui media sosial untuk meluruskan situasi.
“Saya benar-benar perlu mengklarifikasi masalah Ilia Topuria Islam ini karena orang-orang benar-benar mengambil hal-hal di luar konteks dan di luar proporsi,” ujar Kawa dilansir dari akun X Championship Rounds.
Ia menjelaskan bahwa awalnya ia sempat menanyakan kemungkinan Topuria tampil dalam kartu pertandingan tersebut.
“Pada hari Senin sebelumnya, saya menelepon dan bertanya 'Apakah kalian akan menggunakan Ilia Topuria untuk pertandingan ini?', jawabannya adalah tidak. Hari Rabu tiba dan saya mendapat telepon yang mengatakan 'hei, dia bisa bertarung, itu pilihannya, Justin Gaethje atau Islam Makhachev' dan saya langsung berkata, 'sial, kami ingin Islam'.”
Kawa menegaskan bahwa pihaknya memang mengincar duel melawan Makhachev.
“Ilia Topuria menginginkan Islam Makhachev, dialah yang ingin dia lawan, dia berkata 'hubungi saya kembali, beri tahu saya jika itu berhasil'.”
Namun, menurut Kawa, situasi berubah dengan cepat sehingga proses negosiasi tidak berjalan lancar.
“Saya tidak berbicara dengan mereka, mereka tidak berbicara dengan saya, dan kemudian saya menerima telepon lagi larut malam,” lanjutnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pembicaraan awal, Makhachev sebenarnya bukanlah opsi utama.
“Negosiasi itu untuk Justin Gaethje, Islam Makhachev sebenarnya tidak pernah menjadi pilihan.”
Load more