News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tinju Dunia: Duel Dmitry Bivol vs Michael Eifert Digelar Tanpa Gelar WBO, Ini Alasannya

Duel tinju dunia antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert dipastikan tetap berlangsung di UMMC Arena, Yekaterinburg, Rusia pada 30 Mei 2026. Namun, pertarungan tersebut tidak akan memperebutkan gelar juara dunia kelas berat ringan WBO milik Bivol.
Rabu, 29 April 2026 - 12:01 WIB
Dmitry Bivol petinju kelas dunia
Sumber :
  • Instagram.com/bivol_d

Jakarta, tvOnenews.com - Duel tinju dunia antara Dmitry Bivol vs Michael Eifert dipastikan tetap berlangsung di UMMC Arena, Yekaterinburg, Rusia pada 30 Mei 2026. Namun, pertarungan tersebut tidak akan memperebutkan gelar juara dunia kelas berat ringan WBO milik Bivol.

Hal ini diumumkan langsung oleh World Boxing Organization (WBO) melalui surat resmi Presiden WBO, Gustavo Olivieri. Federasi tinju dunia tersebut memutuskan untuk tidak mengizinkan sabuk WBO dipertaruhkan karena konflik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski status gelar WBO dicabut dari laga tersebut, namun Dmitry Bivol (24-1, 12 KO) tetap diakui sebagai juara dunia WBO. Maka organisasi tinju itu tidak mencopot status juaranya, melainkan hanya mengubah duel kontra Michael Eifert (13-1, 5 KO) menjadi pertarungan non-gelar untuk sabuk WBO.

Sementara itu, sabuk juara dunia WBA dan IBF tetap akan diperebutkan dalam laga tersebut. Gelar The Ring kelas berat ringan juga tetap menjadi taruhan dalam pertarungan besar di Rusia itu.

Laga ini menjadi momen comeback penting bagi Bivol usai menjalani operasi hernia cakram pada bagian punggungnya pada Agustus 2025 lalu. Petinju berusia 35 tahun tersebut kemudian menjalani rehabilitasi selama enam minggu sebelum kembali berlatih penuh untuk persiapan pertarungan.

Dmitry Bivol sendiri sebelumnya sempat berbicara mengenai konflik Rusia dan Ukraina saat konferensi pers jelang pertarungannya melawan Canelo Alvarez pada Maret 2022.

“Ini adalah situasi yang sangat menyedihkan bagi saya.” kata Dmitry Bivol, dilansir dari The Ring.

“Saya punya banyak teman di Ukraina. Saya punya banyak teman di Rusia. Keluarga saya berada di Rusia. Setiap hari saya bangun dan membaca berita, dan saya berharap semua ini segera berhenti.” tambahnya.

Terakhir kali Bivol bertanding di Rusia terjadi pada Desember 2021 ketika ia sukses mempertahankan gelar juara dunia setelah mengalahkan Umar Salamov.

Bivol terakhir kali unjuk gigi di atas ring tinju ialah di Riyadh, Arab Saudi pada Februari 2025 lalu, saat berhasil membalas kekalahannya dari Artur Beterbiev dalam duel ulang sengit. 

Kemenangan itu membuatnya merebut status juara dunia tak terbantahkan di kelas berat ringan. Saat ini, Bivol juga menempati peringkat kelima daftar pound-for-pound versi The Ring. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Michael Eifert datang sebagai penantang wajib IBF. Petinju asal Jerman berusia 28 tahun itu mulai mencuri perhatian dunia tinju setelah mengalahkan mantan juara dunia Jean Pascal lewat kemenangan angka pada Maret 2023.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lagi-lagi Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan, Kerahkan Supir Angkot agar Jalanan Kota Bandung Bersih dan Bebas Macet

Lagi-lagi Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan, Kerahkan Supir Angkot agar Jalanan Kota Bandung Bersih dan Bebas Macet

Dedi Mulyadi membuat gebrakan baru membuat jalanan Kota Bandung bersih dan bebas macet dengan merekrut supir angkot. KDM mengajak supir angkot jujuran Lembang
Prabowo Pasang Deadline 2029, Targetkan Indonesia Swasembada Energi dari Sawit hingga Nikel

Prabowo Pasang Deadline 2029, Targetkan Indonesia Swasembada Energi dari Sawit hingga Nikel

Persiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah mendorong hilirisasi sumber daya alam sebagai kunci utama menuju kemandirian energi, termasuk melalui kelapa sawit.
Korban Selamat Kecelakaan Kereta Terpaksa Berhenti Kerja, Dedi Mulyadi Punya Kebijakan Khusus

Korban Selamat Kecelakaan Kereta Terpaksa Berhenti Kerja, Dedi Mulyadi Punya Kebijakan Khusus

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM mengaku telah memiliki kebijakan khusus bagi korban selamat kecelakaan kereta KA Argo Bromo Angger dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Prabowo Bidik 288 Ribu Sekolah Rampung Direvitalisasi pada 2028, Sulap Sekolah Jadi Smart Class

Prabowo Bidik 288 Ribu Sekolah Rampung Direvitalisasi pada 2028, Sulap Sekolah Jadi Smart Class

Dengan total sekitar 288 ribu sekolah di Indonesia, pemerintah menyusun skenario percepatan bertahap agar seluruh target dapat diselesaikan dalam tiga tahun ke depan.
Perlahan Mulai Bangkit dengan Ferrari, Pengamat Formula 1 Ini yakin Lewis Hamilton bisa Raih Kemenangan di F1 2026

Perlahan Mulai Bangkit dengan Ferrari, Pengamat Formula 1 Ini yakin Lewis Hamilton bisa Raih Kemenangan di F1 2026

Pengamat Formula 1, Martin Brundle, menilai Lewis Hamilton berpeluang meraih kemenangan bersama Scuderia Ferrari di gelaran F1 2026
Ternyata Taksi Green SM Jauh-jauh Hari Sudah Populer Disebut sebagai Taksi "Anomali" pernah Nyungsep sampai Tabrak Restoran

Ternyata Taksi Green SM Jauh-jauh Hari Sudah Populer Disebut sebagai Taksi "Anomali" pernah Nyungsep sampai Tabrak Restoran

Viral nama taksi online, Green SM di media sosial setelah kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT