Bos UFC Belum Puas, Kembali Sentil Sikap Ian Garry saat Kalah dari Islam Makhachev
- Instagram.com/@ufc
"Hanya saja dia mungkin tidak akan pernah mendapatkan kesempatan itu lagi dan mungkin tidak akan pernah mendapatkan kesempatan melawan Islam lagi, yang akan dikenang sebagai salah satu yang terhebat sepanjang masa, jika bukan yang terhebat, pada saat dia pensiun."
Menurut White, kesempatan merebut gelar seperti itu tidak boleh disia-siakan, terlebih ketika lawan yang dihadapi adalah Islam Makhachev.
"Jadi Anda punya lima menit. Setiap detik ronde itu penting. Jangan sia-siakan 10 detik untuk mengatakan kepada orang ini bahwa Anda sangat mencintainya."
Sebelumnya, White juga menyebut Machado Garry kurang memiliki "naluri membunuh" dalam pertarungan. Ia belum mengetahui apakah persoalan tersebut merupakan kelemahan yang akan terus menghantui karier Machado Garry atau justru bisa diperbaiki.
"Menurut saya, Anda punya bakat atau tidak, atau Anda pernah melakukan kesalahan sekali dan tidak akan mengulanginya lagi," kata White.
- Kolase tvOnenews.com / instagram /@iangarry / @khabib_nurmagomedov
Meski begitu, White menegaskan kritiknya bukan ditujukan untuk merendahkan karakter Machado Garry. Ia justru mengakui petarung tersebut sebagai sosok yang baik dan berkelas.
"Dan sekali lagi, saya tidak menjelek-jelekkan Ian. Maksud saya, dia pria yang berkelas. Dia salah satu pria terbaik yang pernah Anda temui, tetapi bersikaplah baik ketika lima menit itu habis."
White kemudian menekankan bahwa seorang petarung harus memisahkan rasa hormat kepada lawan dengan fokus selama pertandingan.
"Anda punya lima menit untuk mencoba mengalahkan salah satu yang terhebat sepanjang masa dan mengenakan sabuk juara di pinggang Anda. Setelah itu, Anda bisa mengatakan kepada Islam bahwa Anda mencintainya dan betapa hebatnya dia, dan Anda bisa berjabat tangan dengannya, memeluknya, berfoto dengannya, atau apa pun yang ingin Anda lakukan. Anda punya lima menit untuk menang. Itulah poin saya."
Load more