Tinju Dunia: Tyson Fury Ungkap Drama Jelang Duel Lawan Anthony Joshua di Kelas Berat
- Reuters/Andrew Couldridge
Jakarta, tvOnenews.com - Petinju kelas berat, Tyson Fury mengungkapkan drama yang terjadi jelang duel melawan Anthony Joshua di perebutan gelar juara kelas berat.
Tyson Fury (36-2-1, 25 KO) akan berhadapan dengan Anthony Joshua (30-4, 27 KO) pada duel bertajuk 'Battle of Britain', yang berlangsung di Principality Stadium, Cardiff, Wales, Inggris pada 11 Desember 2026 mendatang.
Pada duel tinju akbar ini, gelar WBA Super kelas berat yang lowong dilaporkan akan diperebutkan oleh Tyson Fury dan Anthony Joshua, di mana sang pemenang nantinya berpeluang mencatat sejarah sebagai juara dunia kelas berat tiga kali, setelah keduanya sebelumnya pernah menguasai sabuk juara dunia.
Baik The Gypsy King maupun AJ akan tatap muka dalam konferensi pers di London, Rabu (30/9/2026). Pertemuan pertama tersebut menjadi pembuka rangkaian promosi sebelum duel utama.
Melansir dari Ring Magazine, Fury dan Joshua sejatinya pernah berlatih tanding di Finchley ABC, London utara, sekitar 16 tahun lalu, namun keduanya tidak pernah bertemu dalam pertarungan profesional.
Tyson Fury kemudian mengungkapkan ada banyak drama demi pertarungan ini terwujud. Salah satunya ialah keputusan yang tak pasti setelah muncul persoalan dalam tahap akhir negosiasi. Meski demikian, kedua kubu akhirnya melanjutkan persiapan dan Fury menegaskan dirinya yakin pertarungan tetap terlaksana.
Ia juga menegaskan dirinya bersedia melakukan berbagai hal agar duel yang telah lama dinantikan tersebut benar-benar terwujud.
"(Hearn dan Joshua) sudah berusaha keluar dari kesepakatan ini sejak mereka menandatanganinya," kata The Gypsy King.
"Kalau saya tetap berpegang teguh pada kontrak saya, pertarungan ini tidak akan terjadi, bukan? Saya terus mengubah persyaratannya selama ini. Tidak ada satu pun hal yang tidak saya setujui,tidak ada," tambahnya.
"Saya bahkan bersedia mengikat balok beton di sepatu saya demi membuat pertarungan ini terjadi. Tidak ada yang tidak akan saya lakukan untuk mewujudkan pertarungan ini," jelasnya lagi.
Pertarungan Fury vs Joshua resmi diumumkan pada 24 September setelah bertahun-tahun negosiasi yang berulang kali menemui hambatan. Duel tersebut juga akan memperebutkan sabuk kelas berat WBA Super yang saat ini kosong setelah Oleksandr Usyk mengosongkan gelar tersebut pada Juni.
(nad)
Load more