News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dana White Kesal, Henry Cejudo Justru Bela Keputusan Islam Makhachev Ogah Bertarung di UFC 336

Mantan juara kelas bantam UFC, Henry Cejudo, membela keputusan Islam Makhachev yang memilih tak bertarung di UFC 336 dan menunggu duel Carlos Prates vs Morales.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:53 WIB
Kolase foto Islam Makhachev (kiri) dan Carlos Prates.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / instagram Islam Makhachev / thenightmare_170

tvOnenews.com - Mantan juara kelas bantam UFC, Henry Cejudo, menyatakan dukungannya terhadap keputusan Islam Makhachev yang tidak bertanding di UFC 336.

Sebelumnya, Makhachev sempat diproyeksikan menghadapi Carlos Prates dalam upaya mempertahankan sabuk juara kelas welter UFC. Namun, pertarungan tersebut urung terlaksana dan memicu kekecewaan dari Presiden UFC, Dana White.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

White dikabarkan kesal dengan keputusan Islam Makhachev yang tidak mempertahankan gelarnya melawan Prates  pada 30 Januari di Scotiabank Arena, Toronto.

Islam Makhachev mempertahankan sabuk juara kelas Welter UFC.
Islam Makhachev mempertahankan sabuk juara kelas Welter UFC.
Sumber :
  • Instagram/islam_makhachev

Sebagai gantinya, Prates akan berhadapan dengan Michael Morales dalam perebutan sabuk juara interim kelas welter. Duel tersebut akan menjadi pertandingan pendukung utama di UFC 336.

Sebelumnya, Makhachev mengungkapkan keinginannya untuk kembali bertarung sebelum bulan Ramadan, yang diperkirakan dimulai pada 7 Februari.

Namun, setelah pengumuman susunan pertandingan UFC 336, ia memberikan penjelasan bahwa dirinya lebih memilih menunggu hasil duel antara Prates dan Morales untuk melihat siapa yang benar-benar pantas menjadi penantang berikutnya.

Pandangan tersebut mendapat dukungan dari Cejudo. Mantan juara UFC itu menilai Makhachev memiliki alasan yang masuk akal untuk menunggu kedua petarung tersebut saling berhadapan sebelum menentukan lawan berikutnya.

"Islam Makhachev benar dalam hal ini. Saya juga berpikir hal yang sama," kata Cejudo di podcast "Pound 4 Pound" miliknya bersama Kamaru Usman.

"Jika saya adalah Islam, saya akan berkata, 'Mengapa orang-orang ini tidak saling bertarung? Biarkan saya melawan orang terbaik.' Dia pernah mengatakan itu sebelumnya di konferensi persnya. Jadi, jika dipikir-pikir, ini sudah direncanakan oleh Islam sejak awal."

Henry Cejudo juga menanggapi pernyataan Dana White yang mempertanyakan alasan Makhachev tidak bersedia bertarung di UFC 336.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, seorang juara berhak menunggu para penantang teratas saling berhadapan untuk membuktikan siapa yang paling layak mendapatkan kesempatan perebutan gelar.

"Karena Dana White mengatakan tidak ada alasan mengapa, tetapi saya setuju dengan Islam. Sebagai juara, Anda ingin para penantang nomor 1 saling bertarung. Secara pribadi, saya lebih menyukai ini daripada salah satu dari mereka melawan Islam karena sekarang kita mendapat kesempatan untuk melihat siapa yang akan melawan Islam Makhachev. Michael Morales dan Carlos Prates, itu adalah pertandingan utama tersendiri. Itu adalah pertandingan utama pay-per-view."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dinilai masih sangat relevan di tengah masyarakat modern.
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi untuk menjaga produknya supaya tidak rembes ke pasar menjadi gula konsumsi. 
Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral pemobil wanita dipukul pemotor di Semarang gara-gara klakson hingga dahi mendapat lima jahitan. Simak kronologi dan pasal penganiayaan yang menjerat pelaku.
Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI) merespons rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang akan digelar oleh gabungan ... -

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT