Conor McGregor Belum Menyerah, Pelatih Ungkap Syarat Utama untuk Comeback ke UFC
- Mark J. Rebilas-Imagn Images
tvOnenews.com - Pelatih Conor McGregor, John Kavanagh, mengungkapkan bahwa mantan juara UFC tersebut masih memiliki keinginan untuk kembali bertarung. Meski sempat mengalami cedera serius yang kembali menghambat kariernya, Kavanagh menilai peluang McGregor untuk melakukan comeback masih terbuka.
Upaya Conor McGregor untuk kembali ke oktagon setelah absen selama lima tahun harus terhenti akibat cedera lutut parah. Cedera tersebut dialaminya ketika melayangkan tendangan pertama dalam pertarungan melawan Max Holloway di UFC 329 pada Juli lalu.
Akibat cedera tersebut, McGregor harus menerima kekalahan TKO hanya dalam waktu 69 detik setelah pertarungan dimulai.
- Mark J. Rebilas-Imagn Images/Reuters
Meski demikian, Kavanagh tidak ingin buru-buru menganggap karier petarung berjuluk The Notorious itu telah berakhir.
Ia mengingat perjalanan luar biasa McGregor yang berhasil menjadi juara dua divisi UFC sekaligus pada 2016, sebuah pencapaian yang membuatnya yakin sang petarung masih mampu melewati berbagai tantangan.
"Dia bilang dia memang ingin bertarung lagi," kata Kavanagh dilansir dari kanal Youtube The Ariel Helwani Show.
"Saya sudah terlalu lama bersamanya. Saya rasa kami sudah bersama selama 22 tahun, dan saya telah melihatnya melakukan terlalu banyak hal yang tampaknya mustahil, dan dia melakukannya berulang kali. Jadi, jika dia bilang dia ingin, saya tidak akan meragukannya. Kita lihat saja nanti. Saya kira tahun depan baru dia bisa mulai kembali berlatih ala MMA. Dia sedang menjalani rehabilitasi sekarang, dan dia sudah kembali. Menurut saya dia terlihat cukup baik."
Kavanagh menjelaskan bahwa Conor McGregor saat ini tengah menjalani proses rehabilitasi secara intensif. Ia melihat perkembangan positif dari kondisi sang petarung, meskipun masih terlalu dini untuk memastikan kapan McGregor benar-benar siap kembali bertanding.
"Dia tampaknya bergerak dengan cukup baik. Dia sangat agresif dalam terapi dan pemulihannya, dan kemudian saya rasa kita tunggu saja apa yang akan terjadi tahun depan. ... Saya hanya merasa dia belum selesai dengan kompetisi. Seperti apa itu? Saya tidak tahu. Saya pikir dia masih punya satu pertarungan lagi di UFC, tapi mungkin itu bisa menjadi pertarungan UFC terakhirnya dan kemudian dia jelas memiliki promosinya sendiri, yang berjalan dengan sangat baik. Sulit bagi saya untuk membayangkan itu akan menjadi akhir."
McGregor sendiri memiliki riwayat cedera serius yang memengaruhi perjalanan kariernya. Pada Juli 2021, ia mengalami patah kaki saat kalah TKO dari Dustin Poirier. Cedera tersebut membuatnya menepi dari kompetisi selama bertahun-tahun sebelum akhirnya berupaya kembali bertarung.
Namun, comeback yang direncanakan tahun ini justru kembali terhambat oleh cedera. Situasi tersebut membuat masa depan Conor McGregor di dunia pertarungan profesional masih menjadi tanda tanya.
Kendati demikian, Kavanagh menilai faktor penentu comeback McGregor bukan semata-mata kondisi fisik, melainkan seberapa besar keinginan dan motivasinya untuk kembali berkompetisi.
"Bisakah dia melakukan comeback lagi dan kembali ke kondisi bertarung yang prima? Jika ada yang bisa, dialah orangnya," kata Kavanagh.
- Mark J. Rebilas-Imagn Images/Reuters
"Saya rasa itu semua tergantung pada seberapa besar semangatnya, seberapa besar keinginannya. Saya tidak hanya berpikir, saya tahu jika dia menginginkannya, dia akan melakukan apa pun yang diperlukan, dan dia akan melakukannya lagi."
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Kavanagh masih percaya pada kemampuan McGregor untuk bangkit dari cedera.
Meski belum ada kepastian mengenai jadwal comeback, sang pelatih meyakini bahwa peluang untuk kembali melihat The Notorious bertarung belum sepenuhnya tertutup.
Load more