News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Gara-gara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, Ducati Pilih Motor Tahun Lalu untuk MotoGP 2025, Alasannya...

Setelah melalui serangkaian uji coba, Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, akhirnya mengumumkan jika mereka akan gunakan motor musim lalu pada ajang MotoGP 2025
Jumat, 14 Februari 2025 - 10:14 WIB
Marc Marquez, Alex Marqeuz dan Johann Zarco
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Setelah melalui serangkaian uji coba, Manajer tim Ducati yakni Davide Tardozzi, akhirnya mengumumkan jika mereka akan menggunakan motor musim lalu pada ajang MotoGp 2025.

Keputusan itu diambil setelah Ducati berfokus untuk membandingkan motor desmosedici GP24 dan GP25 selama sesi tes pramusim di Sirkuit Sepang dan Buriram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim pabrikan asal Italia itu awalnya berniat mengembangkan mesin motor Desmosedici GP25.


Francesco Bagnaia dan Marc Marquez (sumber: Instagram.com/ducaticorse)

Namun, dalam upayanya duo rider mereka yakni Francesco Bagnaia dan Marc Marquez mengungkapkan jika motor GP25 masih memiliki banyak masalah.

Disisi lain, Marquez dan Pecco justru mengatakan jika motor GP24 yang digunakan tahun lalu jauh lebih stabil.

Melansir dari Crash, motor desmosedici GP24 sudah menjadi paket dasar yang kuat, setelah memenangkan 16 dari 20 grand prix tahun lalu.

Ditambah dengan peraturan baru musim ini yang mengharuskan setiap tim menggunakan motor yang sama selama dua tahun kedepan, Ducati tidak mau mengambil resiko yang besar dengan memilih desmosedici GP25.

Alhasil, Ducati telah memutuskan Marquez, Bagnaia, dan Fabio Di Giannantonio dari VR46 untuk membalap dengan motor 2024.


Marc Marquez, Alex Marquez dan Johann Zarco (sumber: MotoGP)

"Sudah diambil dan mesin untuk musim 2025 dan 2026 akan menjadi 2024," kata Tardozzi.

"Seperti yang saya katakan kemarin, Gigi Dall’Igna tidak ingin mengambil risiko apa pun," sambungnya.

Tak hanya menggunakan mesin tahun lalu, Ducati juga menghadapi kemungkinan untuk memulai musim 2025 dengan paket sasis dan aerodinamika 2024.

“Itu kemungkinan yang nyata,” kata Tardozzi.

“Saya pikir keputusan akhir tentang fairing dan sasis akan diambil malam ini dan saya pikir kami akan menundanya hingga pengujian Jerez karena beberapa komponen baru lainnya yang kami miliki di sini dan ingin kami uji lagi," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada ajang MotoGP 2025 kali ini, Ducati akan menyediakan enam motor Desmosedici GP24 untuk para rider tim pabrikan dan satelit mereka.

Hal tersebut membuat pabrik harus bekerja keras dalam beberapa minggu mendatang untuk membuat semua unit tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT