News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Jorge Martin dan Performa Pecco yang Melempem, Buat Marquez Bersaudara Nyaman Dominasi MotoGP 2025

Dua seri awal MotoGP 2025 yang berlangsung di Thailand dan Argentina seakan menjadi wahana pertarungan untuk rider bersaudara, Alex dan Marc Marquez.
Rabu, 19 Maret 2025 - 11:21 WIB
Marc Marquez, Alex Marqeuz dan Johann Zarco
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Dua seri awal MotoGP 2025 yang berlangsung di Thailand dan Argentina seakan menjadi wahana pertarungan untuk rider bersaudara, Alex dan Marc Marquez.

Bagaimana tidak, rider kakak beradik itu selalu tampil mendominasi selama Grand Prix Thailand dan Argentina yang merupakan dua seri awal MotoGP 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada balapan pembuka MotoGP 2025 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, Alex dan Marc Marquez selalu mengamankan dua posisi teratas.


Marc Marquez, Alex Marquez dan Johann Zarco (sumber: MotoGP)

Mulai dari sesi latihan, kualifikasi, sprint race dan balapan utama, Marquez bersaudara selalu menjadi dua teratas.

Marc yang menjalani debut bersama dengan Ducati memulai balapan dengan manis usai memborong sprint race dan balapan utama GP Thailand.

Dominasi Marc itu sempat diganggu oleh sang adik yang terus membuntutinya di posisi kedua dalam dua seri balapan tersebut.

Momen tersebut kembali terjadi saat balapan kedua pada Grand Prix Argentina yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Pada Grand Prix Argentina, Marc kembali mengamankan kemenangan di seri sprint dan balapan utama GP Argentina.

Alex dan Marc Marquez (sumber: MotoGP)

Sementara itu, Alex Marquez harus puas kembali berdiri di podium kedua di seri sprint dan balapan utama.

Dominasi dari Marquez bersaudara benar-benar tak tergoyahkan di urutan pertama dan kedua selama Grand Prix Thailand maupun Argentina. 

Banyak yang berspekulasi jika hal itu terjadi karena hilangnya para pesaing Marquez bersaudara di dua seri awal MotoGP 2025 ini.

Juara bertahan sekaligus pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, masih dalam kondisi cedera seusai mengalami kecelakaan dalam sesi tes pramusim di Sirkuit Sepang, Januari lalu.

Martinator dipastikan tak akan mengikuti tiga seri balapan perdana musim ini, selain itu Jorge Martin juga diragukan untuk tampil dalam gelaran GP Qatar.


Juara Bertahan MotoGP, Jorge Martin (sumber: MotoGP)

Lalu faktor lainnya, Martinator kini masih belum bisa langsung beradaptasi cepat dengan tim barunya Aprilia Racing, setelah sebelumnya ia membela Prima Pramac Racing.

Pesaing juara dunia lainnya yakni Francesco Bagnaia yang saat ini juga mengalami kendala tak terselesaikan hingga dua seri yang sudah berjalan.

Di balapan GP Argentina, Pecco mengeluhkan kondisi ban belakang yang sulit dikendalikan. 

Kendala tersebut sebenarnya telah menjadi masalah yang telah dialami oleh Pecco semenjak tes pramusim lalu.

"Ini bukan situasi terburuk yang pernah saya alami. Tahun lalu, lebih buruk di paruh pertama musim. Namun bedanya, kali ini saya memiliki lawan yang lebih konsisten. Marc tidak akan membuat kesalahan," kata Francesco Bagnaia.

"Masalahnya adalah kembali ke perasaan saya. Perasaan saya adalah apa yang membuat saya bisa bertarung untuk meraih kemenangan, bukan tempat keempat. Posisi keempat bukan tempat saya. Bahkan, posisi ketiga pun bukan tempat saya," ujar pembalap asal Italia itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut akan melewati perjalanan yang terjal untuk bisa mengejar ketertinggalan dari Marquez bersaudara.

(ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pep Guardiola Bikin Kejutan, Siap Kembali ke Etihad saat Man City Dilanda Krisis Besar

Pep Guardiola Bikin Kejutan, Siap Kembali ke Etihad saat Man City Dilanda Krisis Besar

Pep Guardiola siap kembali ke Etihad untuk mendukung Manchester City di tengah krisis hukum. Kehadirannya saat menghadapi PSG di Etihad menjadi sorotan besar.
Efek Vonis Man City Makin Gawat, Investasi Miliaran Poundsterling UEA di Inggris Terancam

Efek Vonis Man City Makin Gawat, Investasi Miliaran Poundsterling UEA di Inggris Terancam

Vonis bersalah Manchester City berbuntut panjang. UEA dikabarkan mempertimbangkan investasi miliaran poundsterling di Inggris usai keputusan komisi independen.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 3 Oktober Malam: Tak Ada Emas, Indonesia Berhasil Tambah 4 Medali Hari Ini

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 3 Oktober Malam: Tak Ada Emas, Indonesia Berhasil Tambah 4 Medali Hari Ini

Update Klasemen Medali Asian Games 2026 hingga hari Sabtu 3 Oktober malam pukul 20.00 WIB setelah rampungnya seluruh pertandingan di hari ke-14 ini.
Ahli Waris Korban Meninggal Dunia KM Virgo Transport 8 Terima Santunan dari Jasa Raharja

Ahli Waris Korban Meninggal Dunia KM Virgo Transport 8 Terima Santunan dari Jasa Raharja

Operasi SAR dalam upaya pencaharian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan Tengah (Kalteng) masih terus berlanjut.
Sudah Dijual, Ini Harga Tiket Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA Matchday 2026 dan Cara Belinya

Sudah Dijual, Ini Harga Tiket Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA Matchday 2026 dan Cara Belinya

Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Thailand sudah dijual. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Motor Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Pertamina Lepas 120 Anggota Komunitas Motor Menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan intensif, penjelasan prosedur keselamatan, serta pengecekan kelaikan kendaraan sebelum meluncur ke jalan. 

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT