GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Sakit Perut Carlos Sainz Kena Denda Ratusan Juta, Pembalap Williams Itu Terlambat Menghadiri Sesi...

Pembalap tim Williams Racing, Carlos Sainz harus terkena denda yang cukup besar karena terlambat menghadiri sesi lagu kebangsaan GP Jepang di F1 2025.
Selasa, 8 April 2025 - 16:31 WIB
Carlos Sainz
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Pembalap tim Williams Racing, Carlos Sainz harus terkena denda yang cukup besar karena terlambat menghadiri sesi lagu kebangsaan GP Jepang di F1 2025.

Berdasarkan laporan dari FIA, pengawas balapan memanggil Sainz yang tidak berada di grid sebelum lagu kebangsaan dimainkan di GP Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan kalau Carlos Sainz baru masuk ke grid saat lagu kebangsaan di GP Jepang sudah dimulai.


Carlos Sainz (sumber: F1)

Hal tersebut membuat Sainz harus dijatuhi denda sebesar €20.000 atau setara dengan Rp 369 juta.

Denda sebesar €20.000 tersebut setengahnya akan tetap ditangguhkan selama 12 bulan, tergantung pelanggaran lainnya.

"Pengemudi tiba di sesi Lagu Kebangsaan setelah Lagu Kebangsaan dimulai. Selama Pengarahan Pengemudi pada hari Jumat, semua pengemudi diingatkan tentang persyaratan untuk berada di posisi pada waktu yang ditentukan dalam peraturan dan perlunya menunjukkan rasa hormat terhadap Lagu Kebangsaan negara tuan rumah," jelas steward dilansir dari laman Crash.

"Perlu dicatat bahwa Pedoman Hukuman yang ditetapkan dalam Lampiran B dari Kode Olahraga Internasional FIA, mencantumkan hukuman untuk pelanggaran ini sebesar €60.000," lanjutnya.

Carlos Sainz berdalih kalau dirinya harus meninggalkan grid karena perlu minum obat untuk mengatasi sakit perutnya.

Bahkan pernyataan Sainz tersebut didukung tim Williams yang diverifikasi langsung oleh dr. Messina dari Med-Ex, yang memverifikasi masalah perut Sainz sebelum balapan dan memberikan obat.

Penjelasan dari Sainz itu pun menjadi salah satu pertimbangan dari pengawas balapan dalam memberikan denda untuk pembalap tim Williams Racing tersebut.

"Namun sebagai keringanan, Pembalap tersebut menyatakan bahwa sebelum Lagu Kebangsaan, ia mengalami ketidaknyamanan karena masalah perut yang menunda penampilannya di grid," terang steward.

"Hal ini diverifikasi oleh Dr. Messina dari Med-Ex yang mengonfirmasi masalah tersebut dan menyatakan bahwa ia telah memberikan pengobatan yang tepat untuk Pengemudi," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, pengawas balapan tidak peduli dengan alasan Sainz datang terlambat saat sesi lagu kebangsaan dan mengingatkan jika sesi tersebut merupakan prioritas untuk seluruh pembalap.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Diduga Tipu Rekan Bisnis hingga Rp3,5 Miliar

Ruben Onsu Diduga Tipu Rekan Bisnis hingga Rp3,5 Miliar

Adapun peristiwa ini terjadi saat tersangka menawarkan bisnis kepada korban dan pada tanggal 6 Februari 2025, korban tertarik menginvestasikan dana miliknya.
Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

Kementerian UMKM memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Sumatera Utara sebagai jembatan bagi wirausaha hasil inkubasi untuk mengakses pembiayaan, pasar, teknologi, perizinan, sertifikasi, serta kemitraan usaha.
Dilan Janiyar dan Ratu Felisha Minta Tunda Pemeriksaan, 17 Seleb Bakal Dipanggil Polisi di Kasus Arisan Bodong

Dilan Janiyar dan Ratu Felisha Minta Tunda Pemeriksaan, 17 Seleb Bakal Dipanggil Polisi di Kasus Arisan Bodong

Dua nama selebritas, Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha, belum memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur (Jatim).
Amankan Truk Kayu Ilegal, Kemenhut Telusuri Pemasok Hingga Penerima

Amankan Truk Kayu Ilegal, Kemenhut Telusuri Pemasok Hingga Penerima

Balai Gakkum Kehutanan Sumatera, Ditjen Gakkum Kehutanan, menangani perkara dugaan pengangkutan kayu tanpa dokumen yang diduga berasal dari kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh.
Menhub Ungkap 2 Pelabuhan Rusak dan Beberapa Terminal Bandara Retak Imbas Gempa NTT

Menhub Ungkap 2 Pelabuhan Rusak dan Beberapa Terminal Bandara Retak Imbas Gempa NTT

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan sejumlah infrastruktur transportasi publik di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kerusakan akibat gempa pada Sabtu (15/8) lalu.
Ada Dugaan Penerimaan oleh Penyelenggara Negara di Kabupaten Bogor, KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar

Ada Dugaan Penerimaan oleh Penyelenggara Negara di Kabupaten Bogor, KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah mengamankan uang Rp1,5 miliar dalam kegiatan penyelidikan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Trending

5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

Berikut 5 fakta terkait kasus penipuan dan penggelapan dana yang menyeret nama Ruben Onsu sebagai tersangka.
Maarten Paes Dicadangkan, Fans Ajax Murka Meski Menang di Play-off UEFA Conference League: Ter Stegen Kena Semprot!

Maarten Paes Dicadangkan, Fans Ajax Murka Meski Menang di Play-off UEFA Conference League: Ter Stegen Kena Semprot!

Maarten Paes dicadangkan saat Ajax menang 4-2 atas FC Sion di UEFA Conference League. Meski mengamankan hasil positif, penampilan De Godenzonen mendapat kritik.
Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
Bukan Australia yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Justru Malaysia Bisa Sulitkan Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bukan Australia yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Justru Malaysia Bisa Sulitkan Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 harus mewaspadai kekuatan Malaysia U-20 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Harimau Malaya Muda datang dengan persiapan matang.
Buru Bos Narkoba Planet Batam ke Singapura, Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky

Buru Bos Narkoba Planet Batam ke Singapura, Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri secara resmi memburu Yuwanky, pemilik tempat hiburan malam (THM) Planet di Batam. 
Kronologi Ruben Onsu Lakukan Penipuan hingga Rugikan Korban Miliaran Rupiah, Kini Resmi Jadi Tersangka

Kronologi Ruben Onsu Lakukan Penipuan hingga Rugikan Korban Miliaran Rupiah, Kini Resmi Jadi Tersangka

Polisi telah menetapkan Ruben Samuel Onsu atau akrab disapa Ruben Onsu sebagai tersangka kasus penipuan dan atau penggelapan jual beli produk. Ini Kronologinya.
Kronologi Lengkap Ruben Onsu jadi Tersangka, Kasus Apa?

Kronologi Lengkap Ruben Onsu jadi Tersangka, Kasus Apa?

Geger artis Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi. Ternyata begini kronologi lengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT