News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Formula 1 Sebut Max Verstappen Harusnya Dapat Bendera Hitam Atas Insiden dengan Russell di F1 GP Spanyol 2025

F1 GP Spanyol 2025 diwarnai dram panas antara Max Verstappen dengan George Russell di penghujung balapan yang berlangsung pada akhir pekan kemarin itu.
Selasa, 3 Juni 2025 - 13:26 WIB
Max Verstappen
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - F1 GP Spanyol 2025 diwarnai dram panas antara Max Verstappen dengan George Russell di penghujung balapan yang berlangsung pada akhir pekan kemarin itu.

Momen kontroversial ini terjadi pada putaran ke-61 dari 66, sesaat setelah restart Safety Car.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Verstappen, yang saat itu sedang bersaing mempertahankan posisi keempat, keluar jalur di Tikungan 1 dan memotong lintasan demi menjaga posisinya dari serangan Russell.

Max Verstappen
Max Verstappen
Sumber :
  • F1

 

Red Bull pun segera memerintahkan Verstappen untuk mengembalikan posisi kepada pembalap Mercedes tersebut.

Meski awalnya marah atas perintah tim, Verstappen tampak mengalah dan memperlambat laju mobilnya di Tikungan 5 agar Russell bisa menyalip.

Tapi situasi memanas ketika Verstappen tiba-tiba kembali mempercepat mobilnya saat Russell berada di sisi luar, menyebabkan kontak antar mobil keduanya.

Max Verstappen akhirnya menyerah di Tikungan 11, namun steward memutuskan bahwa insiden tersebut adalah kesalahannya dan menjatuhkan penalti waktu 10 detik. 

Alhasil karena penalti tersebut, Max turun dari posisi kelima ke posisi ke-10 dalam hasil akhir balapan.

Max Verstappen
Max Verstappen
Sumber :
  • F1

 

Insiden panas antara Max Verstappen dan George Russell di Grand Prix F1 Spanyol 2025 menyita perhatian publik, termasuk juara dunia F1 2016, Nico Rosberg. 

Melasir dari laman Crash, Rosberg menilai tindakan Verstappen terhadap Russell seharusnya diganjar hukuman berat, bahkan sampai layak dikenai bendera hitam.

"Wah, itu buruk, buruk, buruk. Itu benar-benar buruk. Dia terus-terusan menabraknya. Anda harus memberinya bendera hitam, tidak ada cara lain." ungkap Nico Rosberg.

Menurut Rosberg, insiden ini berawal dari kekacauan strategi tim Red Bull dan pendekatan agresif George Russell saat restart.

Verstappen, yang sedang kesulitan dengan ban Hard, sudah kehilangan posisi podium dari Charles Leclerc.

Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen
Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen
Sumber :
  • ANTARA/AFP-PETER PARKS

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Russell pun datang dengan kecepatan tinggi menuju Tikungan 1, dan kontak pertama pun terjadi.

"Saya bisa memberitahu Anda apa yang terjadi. Itu salah George," ujar Rosberg. "Ia terlalu agresif. Ia keluar dengan kecepatan tinggi. Ia menabrak Max, yang tentu saja harus menggunakan jalur keluar." sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT