News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guenther Steiner Ungkap Masalah Utama yang Dihadapi lesih Hamilton dengan Ferrari di F1 2025, Menurutnya...

Eks bos Haas, Guenther Steiner, ungkap faktor terbesar yang menghambat Lewis Hamilton dengan Ferrari di F1 2025 ini.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:48 WIB
Lewis Hamilton di Ferrari
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

tvOnenews.com - Eks bos Haas, Guenther Steiner, ungkap faktor terbesar yang menghambat Lewis Hamilton dengan Ferrari di F1 2025 ini.

Guenther menilai jika masalah utama yang dihadapi Hamilton adalah ekspektasi tinggi sejak kepindahannya diumumkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hamilton resmi bergabung dengan Ferrari untuk musim F1 2025 dengan sorotan luar biasa. Wajar, mengingat ia adalah pembalap tersukses dalam sejarah Formula 1.

Lewis Hamilton di Ferrari
Lewis Hamilton di Ferrari
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

Namun, perjalanan bersama Scuderia sejauh ini belum sesuai harapan. Mobil SF-25 yang digadang kompetitif justru tampil di bawah ekspektasi sepanjang musim.

Ferrari melakukan perubahan besar pada mobil demi mengejar McLaren, tetapi strategi itu belum membuahkan hasil. Performa SF-25 kerap tak stabil di lintasan.

Hamilton pun kesulitan beradaptasi. Dari 17 balapan pertamanya bersama Ferrari, ia belum sekalipun meraih podium. Catatan yang jelas mengecewakan bagi juara dunia tujuh kali.

Meski begitu, ia sempat meraih kemenangan dalam sprint race di F1 GP China 2025 lalu. 

Sayangnya, akhir pekan itu dinodai diskualifikasi kedua mobil Ferrari karena masalah teknis.

Ferrari sendiri menutup musim lalu dengan status mobil tercepat kedua. Hal itu yang membuat banyak pihak yakin Hamilton bisa langsung bersaing memperebutkan gelar.

Namun, musim 2025 justru menunjukkan sisi sebaliknya. Masalah teknis, strategi, hingga kesulitan adaptasi Hamilton membuat hasil tim jauh dari ekspektasi.

Di F1 GP Azerbaijan, Hamilton sebenarnya punya kecepatan untuk bersaing di tiga besar saat kualifikasi. Tetapi ia gagal lolos ke Q3 akibat strategi ban yang keliru.

Steiner menilai hype besar saat Hamilton diumumkan menjadi faktor utama kegagalan memenuhi harapan di musim ini.

"Saya pikir masalah terbesarnya adalah ekspektasi yang ditetapkan tahun lalu ketika pengumumannya," kata Steiner di Inside Line Podcast.

“Ekspektasinya adalah Lewis akan kembali untuk memenangkan gelar juara dunia kedelapannya di Ferrari,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua orang percaya, termasuk saya. Tapi kenyataan tahun ini benar-benar berbeda, dan akhirnya membuat semua pihak kecewa,” tutupnya.

(akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.
Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Tanpa disadari kebiasaan buruk ini menyebabkan doa-doa sulit dikabulkan Allah SWT
BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

Intimate Night with The Dudas merupakan bentuk apresiasi eksklusif bagi nasabah BRI Prioritas yang meningkatkan aktivitas perbankan serta pemanfaatan produk unggulan BRI.
Bojan Hodak Lega Persib Bisa Jinakkan Pesaing di Papan Atas Super League 2025/2026

Bojan Hodak Lega Persib Bisa Jinakkan Pesaing di Papan Atas Super League 2025/2026

Persib mengamankan poin penuh setelah menaklukkan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jumat (6/2/2026).

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT