News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Pembalap Formula 1 Ini Nilai Performa Lewis Hamilton di Ferrari Tak Seburuk yang Terlihat Meski Belum Naik Podium

Eks pembalap Formula 1, Esteban Gutierrez, memberikan pembelaan terhadap musim debut Lewis Hamilton bersama Ferrari.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:39 WIB
Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

tvOnenews.com - Eks pembalap Formula 1, Esteban Gutierrez, memberikan pembelaan terhadap musim debut Lewis Hamilton bersama Ferrari.

Ia menilai performa juara dunia tujuh kali itu sejatinya tidak seburuk kelihatannya, meski belum sekalipun naik podium sepanjang musim F1 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak bergabung dengan tim legendaris asal Maranello, Hamilton memang menghadapi awal yang berat.

Dua Pembalap Ferarri di F1 2025, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc
Dua Pembalap Ferarri di F1 2025, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc
Sumber :
  • Facebook/F1

 

Di F1 GP Meksiko 2025, ia kembali gagal menembus tiga besar setelah finis di posisi kedelapan, sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, berhasil merebut posisi kedua dan memberi Ferrari podium ketujuh musim ini.

Hamilton sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal balapan, tetapi kehilangan posisi dari Leclerc di tikungan pertama.

Insiden tersebut memicu kontroversi karena Leclerc memotong lintasan namun tak mendapat hukuman dari Steward.

Tak berhenti di situ, Hamilton juga terlibat duel sengit dengan Max Verstappen.

Ia bahkan dijatuhi penalti 10 detik usai memotong lintasan di Tikungan 4, yang membuat peluangnya finis lebih baik hilang begitu saja.

Lewis Hamilton
Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

Meski begitu, Gutierrez menilai progres Hamilton tetap positif, terutama sejak paruh kedua musim.

“Sepertinya dia merasa lebih nyaman dengan mobilnya akhir pekan ini dari komentarnya. Mungkin dia tidak akan sebahagia itu sekarang, tapi yang pasti, saya rasa ini sebuah proses,” ujar Gutierrez dalam Podcast F1 Nation.

Mantan pembalap Sauber dan Haas itu juga memahami tantangan besar membalap untuk tim Italia.

“Saya pernah di Ferrari dan saya memahami perbedaan tim Inggris dengan tim Italia. Di Ferrari, ada banyak semangat, tapi semuanya berantakan dan terorganisir dengan baik,” ujarnya.

Gutierrez menegaskan bahwa menjadi juara bersama Ferrari jauh lebih sulit dibanding tim lain.

“Itulah sebabnya semua juara yang belum pernah menjadi juara bersama Ferrari dan mencoba bergabung dengan Ferrari untuk menjadi juara, mereka kesulitan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, performa Hamilton tahun ini seharusnya tidak dipandang negatif.

“Dari perspektif itu, performa Lewis tahun ini tidak seburuk kelihatannya. Semoga dia bisa memanfaatkan tahun ini sebagai pengalaman dan melangkah lebih jauh tahun depan.” tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

AFC menjatuhkan sanksi cukup berat kepada Persib Bandung akibat ulah suporter di laga kontra Ratchaburi FC, sementara sanksi tambahan masih berpotensi menyusul.
Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Hidayat Nur Wahid kecam keras undang-undang hukuman mati di Israel. Ia menilai hal itu berpotensi diterapkan secara diskriminatif kepada rakyat Palestina..
Fenomena Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Mandura, Jadi Pertanda Datangnya Cuaca Ekstrem

Fenomena Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Mandura, Jadi Pertanda Datangnya Cuaca Ekstrem

Fenomena Sun Halo atau Halo Matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Jumat (3/4/2026).
Inflasi Maret 2026 Naik Tipis, Bank Indonesia Sebut Pangan dan BBM Jadi Biang Kerok

Inflasi Maret 2026 Naik Tipis, Bank Indonesia Sebut Pangan dan BBM Jadi Biang Kerok

Kenaikan harga pangan dan bahan bakar kembali menjadi pendorong inflasi pada Maret 2026, meski secara umum masih dalam batas aman.
Kabar Baik Timnas Indonesia! Bos Eredivisie Ungkap Solusi Pasporgate agar Dean James dkk Bisa Main Lagi di Liga Belanda

Kabar Baik Timnas Indonesia! Bos Eredivisie Ungkap Solusi Pasporgate agar Dean James dkk Bisa Main Lagi di Liga Belanda

Ada titik terang terkait nasib para pemain Timnas Indonesia yang terseret Pasporgate di Liga Belanda. Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, akhirnya buka suara.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT