News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beri Kritik Pedas untuk Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, Presiden Ferrari Malah Dapat Kecaman dari...

Situasi panas di internal Ferrari semakin memanas setelah komentar pedas yang dilontarkan Presiden Ferrari, John Elkann.
Selasa, 18 November 2025 - 22:23 WIB
Guenther Steiner
Sumber :
  • ANTARA/REUTERS/HO-FIA/aa.

tvOnenews.com - Situasi panas di internal Ferrari semakin memanas setelah komentar pedas yang dilontarkan Presiden Ferrari, John Elkann.

Mantan bos Haas, Guenther Steiner, langsung angkat suara dan mengecam keras sikap Elkann yang dianggap tidak tepat dalam menunjukkan kepemimpinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferrari pulang dari F1 GP Brasil 2025 dengan hasil mengecewakan setelah Lewis Hamilton dan Charles Leclerc sama-sama gagal finis.

Dua Pembalap Ferarri di F1 2025, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc
Dua Pembalap Ferarri di F1 2025, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc
Sumber :
  • F1

 

Kekalahan itu membuat tim turun ke posisi empat klasemen konstruktor. Tidak lama setelahnya, Elkann justru mengkritik kedua pembalapnya dengan mengatakan mereka harus  lebih fokus pada balapan dan lebih sedikit bicara.

Komentar tersebut muncul di tengah frustasi Hamilton yang sebelumnya menggambarkan musim debutnya bersama Ferrari sebagai mimpi buruk.

Di momen yang sama, Hamilton dan Leclerc kemudian merilis pernyataan yang menekankan pentingnya persatuan di dalam tim.

Namun, bagi Steiner, kritik Elkann tidak hanya berlebihan, tetapi juga disampaikan di waktu yang salah. 

“Dia boleh mengkritik karena pada akhirnya dialah bosnya, tapi menurut saya dia seharusnya tidak melakukannya di depan umum,” ujar Steiner dalam podcast The Red Flags.

Guenther Steiner
Guenther Steiner
Sumber :
  • ANTARA/REUTERS/HO-FIA/aa.

 

Steiner menilai komentar Elkann menyudutkan pembalap yang sebenarnya sudah bekerja keras. 

“Soal Lewis, Anda tahu... Tapi Charles, dia mencurahkan seluruh jiwa dan raganya untuk ini, semuanya. Apa lagi yang Anda inginkan dari Charles?” lanjutnya.

“Itu bukan menunjukkan kepemimpinan yang baik dengan mengatakan 'orang-orang ini melakukannya dengan benar, mekaniknya bagus, teknisinya bagus, tapi kalian buruk' di depan umum.” tambahnya.

Steiner menyoroti inkonsistensi Elkann yang menyanjung keberhasilan Ferrari di ajang mobil sport namun gagal memahami tantangan berbeda di Formula 1. Menurutnya, perbandingan tersebut tidak relevan dan justru menimbulkan kebingungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak berhenti di situ, Steiner mengingatkan bahwa Elkann ikut bertanggung jawab atas kondisi Ferrari saat ini, termasuk keputusan mengganti Carlos Sainz dengan Hamilton. 

“Juga, siapa yang memutuskan pembalapnya? Terkadang Anda harus melihat ke cermin,” ucap Steiner.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Keberhasilan KAI menjadi benchmark layanan publik Indonesia tidak hanya ditopang teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat serta inovasi layanan
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

Sejumlah kuliner khas Betawi yang pernah populer di Jakarta kini semakin sulit ditemukan. Dari Roejak Shanghai hingga Roti Gambang, berikut daftar makanan legendaris yang mulai langka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT