News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hitung-hitungan Max Verstappen Raih Gelar Juara Formula 1 2025, Begini Syaratnya

Menilik hitung-hitungan Max Verstappen (Red Bull) meraih gelar juara dunia Formula 1 2025 usai menjadi juara di F1 GP Las Vegas 2025.
Senin, 24 November 2025 - 18:20 WIB
Max Verstappen
Sumber :
  • F1

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik hitung-hitungan Max Verstappen (Red Bull) meraih gelar juara dunia Formula 1 2025 usai menjadi juara di F1 GP Las Vegas 2025.

Persaingan untuk memperebutkan gelar juara dunia Formula 1 2025 semakin ketat, apalagi setelah kemenangan Max Verstappen (Red Bull) dan didiskualifikasinya dua pembalap McLaren yakni Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 GP Las Vegas 2025 pada Minggu (23/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada seri balapan tersebut, Max Verstappen keluar sebagai juara, disusul oleh Lando Norris dan George Russell (Mercedes) melengkapi podium kedua dan ketiga.

Hasil tersebut seharusnya membuat Norris mengukuhkan diri sebagai pemuncak klasemen sementara F1 2025, yakni mengemas 408 poin. Disusul oleh Piastri dengan 378 poin dan Verstappen dengam 366 poin. Sehingga peluang Norris untuk mengunci gelar juara dunia di F1 GP Qatar 2025 pun terbuka lebar.

Akan tetapi nasib sial menimpa dua pembalap McLaren, yang mendapatkan hukuman diskualifikasi usai stewards FIA melakukan investigasi teknis pasca balapan. Yakni mobil Norris dan Piastri dinyatakan gagal lolos standar minimum ketebalan skid block di bawah mobil usai lomba.

Berdasarkan aturan F1 pasa 3.5.9, disebutkan bahwa ketebalan minimum skid block usai balapan adalah 9 milimeter (mm), namun ketebalan skid block di mobil Norris hanya 8,88 mm di sisi kanan depan dan 8,93 mm di sisi kanan belakang.

Sedangkan mobil Piastri memiliki ketebalan skid block sisi kiri depan 8,96 mm, skid block sisi kanan depan 8,74 mm, dan skid block sisi kanan belakang 8,90 mm. Sehingga keduanya didiskualifikasi, dan poin yang didapatkan hangus.

McLaren kemudian buka suara, dan menduga tergerusnya skid block dikarenakan porpoising di luar prediksi, yang membuat mobil 'memantul' keras dengan kecepatan tinggi

Sehingga poin yang didapatkan keduanya di Las Vegas pun hangus. Norris saat ini meraih 390 poin, sedangkan Piastri menjadi 366 poin, angka yang sama dengan poin Max Verstappen saat ini (366 poin).

Sehingga posisi Lando Norris pun makin terancam, karena ia memiliki dua rival yakni Piastri dan Verstappen dalam perebutan gelar juara karena selisihnya hanya 24 poin.

Saat ini tersisa dua seri balapan yakni F1 GP Qatar dan Abu Dhabi, di tambah satu sprint race di Qatar. Sehingga masih ada 58 poin maksimal yang harus diperebutkan ketiga pembalap.

Maka Lando Norris wajib menang di sisa balapan terakhir, dan tak boleh melakukan satu kesalahan pun. Jika gagal, dan Verstappen kembali menang, alhasil driver Red Bull Racing itu bisa mengambil alih klasemen di detik-detik terakhir.

Secara matematis, Max Verstappen wajib meraih hasil sempurna di dua seri balapan tersisa yakni sprint race dan balapan utama di Qatar, serta balapan utama di Abu Dhabi untuk mempertahankan gelar juara.

Verstappen juga bisa menjadi juara selain meraih hasil sempurna yakni Norris harus finis di peringkat keempat atau lebih rendah dan tak mengemas lebih dari 33 poin. Selain itu Oscar Piastri wajib finis maksimal di peringkat kedua di sisa balapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seandainya Verstappen tak menang di sprint race Qatar, namun tetap menang di dua balapan utama yang tersisa, maka peluangnya masih ada asalkan Norris tak mengumpulkan lebih dari 25 poin dan Piastri meraup 49 poin atau kurang.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2026).
Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung dan Ratchaburi FC usai insiden kericuhan suporter di 16 besar ACL 2. Denda besar diberikan, ini rinciannya.
Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Mark Lee resmi keluar dari NCT dan SM Entertainment setelah hampir satu dekade. Ia akan mengakhiri kontrak pada 8 April dan memulai babak baru dalam kariernya.
Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

AFC menjatuhkan sanksi cukup berat kepada Persib Bandung akibat ulah suporter di laga kontra Ratchaburi FC, sementara sanksi tambahan masih berpotensi menyusul.
Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Hidayat Nur Wahid kecam keras undang-undang hukuman mati di Israel. Ia menilai hal itu berpotensi diterapkan secara diskriminatif kepada rakyat Palestina..

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT