News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewis Hamilton Menyerah Bawa Ferrari jadi Runner-up Konstruktor di F1 2025? Tanpa Ragu Bilang Ingin...

Lewis Hamilton benar-benar tak bisa menutupi rasa frustasinya dengan Ferrari musim ini selepas gelaran F1 GP Las Vegas 2025 akhir pekan kemarin.
Selasa, 25 November 2025 - 16:34 WIB
Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

tvOnenews.com - Lewis Hamilton benar-benar tak bisa menutupi rasa frustasinya dengan Ferrari musim ini selepas gelaran F1 GP Las Vegas 2025 akhir pekan kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelaran F1 2025 sendiri benar-benar tidak berjalan sesuai dengan harapan dari Ferrari dan Lewis Hamilton.

Kondisi itulah yang membuat juara dunia tujuh kali itu mulai terbuka soal kondisi mentalnya menghadapi tekanan berat sepanjang tahun.

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton
Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

Hal itu Hamilton ungkap selepas gelaran F1 GP Las Vegas 2025 akhir pekan kemarin yang tampil luar biasa dengan finis di P10 usai start dari posisi paling terakhir.

Bahkan setelah Lando Norris dan Oscar Piastri didiskualifikasi akibat masalah keausan plank, Lewis Hamilton naik ke posisi delapan.

Namun, usai balapan Hamilton justru melontarkan komentar yang menunjukkan betapa berat musim ini baginya.

“Ini hasil yang buruk. Tidak ada hal positif yang bisa diambil dari hari ini,” ujar Lewis Hamilton.

Tanpa ragu, Lewis Hamilton bahkan menegaskan bahwa dirinya ingin musim ini segera selesai. 

“Saya sangat ingin ini berakhir, saya menantikannya berakhir. Saya tidak menantikan balapan berikutnya.”

Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton
Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton
Sumber :
  • Facebook/Scuderia Ferrari

 

Namun, bukan seri berikutnya yakni F1 GP Qatar 2025 yang ia maksud, melainkan musim depan.

“Musim depan.” tegas Hamilton. 

Kepada Sky Sports F1, Hamilton juga mengaku tidak berada dalam kondisi ideal. Ia mengatakan dirinya merasa sangat buruk setelah balapan. 

“Ini adalah musim terburuk yang pernah ada dan sekeras apapun saya mencoba, rasanya semakin buruk.” ujar Hamilton.

Rasa kecewa itu terlihat jelas ketika ia berbicara dengan media tertulis. Hamilton menegaskan bahwa ia tidak merasa puas meski berhasil bangkit dari P20 menuju poin.

Seakan sudah mengibarkan bendera putih di musim ini, Lewis Hamilton menyebut dirinya mengalami 22 akhir pekan yang buruk sepanjang tahun.

Pembalap 40 tahun itu juga mengakui peluang Ferrari mengejar runner-up konstruktor sudah tertutup. Ia mengatakan performanya membuat target itu punah menjelang akhir musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferrari kini menghadapi situasi yang rumit, sementara Hamilton berharap masa sulit ini segera berlalu.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT