News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Casey Stoner? Juara MotoGP yang Pensiun Saat Sedang di Puncak Prestasi

Kisah Casey Stoner, legenda MotoGP yang memilih pensiun di puncak karier pada usia 27 tahun. Simak kisah lengkapnya.
Rabu, 26 November 2025 - 14:31 WIB
Casey Stoner
Sumber :
  • Instagram @official_cs27

tvOnenews.com - Nama Casey Stoner selalu punya tempat khusus di hati para pecinta MotoGP.

Bakat alaminya, gaya balap agresif, hingga kemampuannya menjinakkan motor-motor liar membuatnya disebut sebagai salah satu pembalap paling istimewa dalam sejarah balap motor modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Stoner dikenal sebagai sosok yang mampu membuat Ducati, motor yang kala itu dianggap paling sulit dikendalikan, tampak jinak di tangannya. 

Prestasinya pun berbicara sendiri, ia meraih dua gelar juara dunia MotoGP yang masing-masing pada 2007 bersama Ducati dan 2011 bersama Repsol Honda.

Namun yang membuat kisahnya semakin legendaris bukan hanya soal trofi dan catatan dominannya, melainkan keputusan mengejutkannya untuk pensiun di usia 27 tahun, tepat ketika ia masih berada di level tertinggi.

Kabar Casey Stoner
Kabar Casey Stoner
Sumber :
  • Instagram @official_cs27

 

Musim 2012 menjadi penampilan terakhir Stoner, saat pembalap lain justru baru mengejar performa terbaik.

Keputusan itu tentu mengundang banyak reaksi, termasuk dari sesama legenda, Jorge Lorenzo.

Ia bahkan memberikan pujian langka untuk rival sekaligus sosok yang sangat ia hormati.

“Stoner, dia adalah pembalap yang memiliki insting dan bakat lebih untuk segera memahami batas-batas lintasan,” ujar Casey Lorenzo dalam podcast Mig Babol.

“Jika balapan dilakukan tanpa sesi latihan, hanya balapan saja, dia akan memenangkan semuanya. Dia akan memenangkan semuanya,” lanjutnya.

Menurut Lorenzo, kemampuan alami Stoner dalam membaca kondisi lintasan benar-benar luar biasa. 

“Di akhir latihan, lebih kurang, kami bersamanya, tetapi pada putaran pertama, dia dua detik di depan, itu luar biasa,” ujarnya lagi.

Alasan Sebenarnya di Balik Keputusan Pensiun

Casey Stoner dengan Motor Repsol Honda
Casey Stoner dengan Motor Repsol Honda
Sumber :
  • Facebook/Casey Stoner

 

Banyak pihak sempat mengira bahwa cedera pergelangan kaki yang dialami Stoner di Indianapolis menjadi alasan utama ia gantung helm. 

Ada juga yang meyakini bahwa ia ingin lebih banyak waktu bersama keluarga.

Namun lewat podcast Gypsy Tales pada 2022, Stoner membuka sisi lain dari beban yang ia tanggung selama bertahun-tahun.

Ia mengaku tekanan, ekspektasi, dan popularitas membuatnya merasa terjebak di dunia balap.

“Saya kesulitan memahami kenapa saya kesulitan ketimbang orang lain. Orang-orang tidak masalah dengan popularitas dan hal-hal lainnya dalam balapan,” kata Stoner.

Setelah pensiun, barulah ia mendapatkan diagnosis yang menjelaskan apa yang selama ini ia rasakan.

“Saya baru-baru ini didiagnosis gangguan kecemasan, yang mana saya tidak tahu soal itu sebelumnya. Saya pikir itu stres… tapi kecemasan ini mengganggu sampai ke punggung,” ungkapnya.

Ia bahkan menggambarkan betapa beratnya tekanan itu bagi dirinya.

“Selama sebagian besar karier saya, mungkin hingga dua tahun terakhir di MotoGP, semakin baik balapan akhir pekan rasanya semakin saya mau mati. Saya sakit seperti anjing, saya benar-benar tidak ingin balapan.”

Keterusterangan Stoner membuat banyak fans dan kolega terkejut sekaligus semakin menghormatinya. 

Ternyata, di balik sosok pembalap tak kenal takut, tersimpan pergulatan mental yang sangat besar.

Sejak resmi pensiun, Stoner memilih kehidupan yang jauh dari kamera dan keramaian. Ia tinggal bersama keluarganya dan fokus memulihkan kesehatan fisik maupun mentalnya.

Meski sempat kembali ke paddock sebagai test rider Ducati hingga 2018, Stoner tidak pernah benar-benar berniat kembali ke persaingan MotoGP.

Kini ia menjalani hidup yang lebih tenang bersama sang istri, Adriana Tuchyna, serta dua anak mereka, Alessandra dan Caleya Maria.

Sesekali ia membagikan kegiatannya di media sosial melalui akun @official_cs27, namun tetap menjaga privasinya.

Casey Stoner lahir pada 16 Oktober 1985 di Australia.

Dengan postur 171 cm dan 58 kg, ia mungkin tidak terlihat seperti sosok dominan, tetapi apa yang ia lakukan di lintasan membuat banyak rival gentar menghadapi agresivitas dan presisinya.

Ia memulai debut Grand Prix pada usia 16 tahun di kelas 125cc, kemudian naik ke MotoGP pada 2006 bersama LCR Honda.

Hanya butuh satu musim baginya untuk mencetak sejarah: di tahun 2007, ia meraih gelar dunia bersama Ducati dengan 10 kemenangan dalam satu musim.

Salah satu catatan paling ikonik adalah dominasinya di Phillip Island, sirkuit rumah yang ia kuasai dengan enam kemenangan beruntun.

Bahkan kemenangan terakhirnya di MotoGP tahun 2012 juga terjadi di lintasan favoritnya itu.

Prestasi Utama Casey Stoner

- Juara Dunia MotoGP 2007 (Ducati) – 10 kemenangan

- Juara Dunia MotoGP 2011 (Repsol Honda) – 10 kemenangan

- 38 kemenangan MotoGP sepanjang karier

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Rekor 6 kali menang berturut-turut di Phillip Island

Dengan karier yang singkat namun penuh ledakan prestasi, Casey Stoner dikenang sebagai pembalap brilian, cepat, dan tak terduga. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Lokasi Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rencananya di Samping Pusara Fatmawati

Rencana lokasi pemakaman Guruh Soekarnoputra, adik Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di sebelah makam Fatmawati, istri Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno.
Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Rajin Cetak Gol untuk Timnas Indonesia di SUGBK, Ole Romeny Protes Disebut Hanya Keberuntungan

Ole Romeny menegaskan ketajamannya bersama Timnas Indonesia di SUGBK bukan sekadar keberuntungan. Ia menyebut kerja keras dan kepercayaan diri jadi kuncinya.
Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Finis di Peringkat ke-6, Robi Syianturi Gagal Persembahkan Medali dari Nomor Marathon Putra di Gelaran Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga atletik nomor Marathon Putra, Robi Syianturi, gagal mempersembahkan medali untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026 ini.
Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dalam ajang penganugerahan The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).
Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Natasya Beteyob Langsung Alihkan Fokus Hadapi Kualifikasi Olimpiade

Lifter putri Indonesia Natasya Beteyob harus mengakhiri perjuangannya di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tanpa medali.
Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

Banjir Bandang Solok, Dua Korban Ditemukan Tewas dan Empat Alami Luka-Luka

BPPB mengungkapkan total korban tewas akibat banjir bandang di wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, yang terjadi pada Senin (21/9/2026) lalu menjadi dua orang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT