News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunakan Motor yang Sama, Fabio Di Giannantonio Tak Yakin Bisa Gacor Sekalipun Contek Data Milik Marc Marquez

Fabio Di Giannantonio akui masih kesulitan taklukkan motor Ducati sekalipun contek data milik Marc Marquez.
Minggu, 11 Januari 2026 - 16:31 WIB
Fabio Di Giannantonio akui masih kesulitan taklukkan motor Ducati sekalipun contek data milik Marc Marquez.
Sumber :
  • Crash.net

Jakarta, tvOnenews.com - Fabio Di Giannantonio mengalami sejumlah kesulitan saat mengendarai Ducati Desmosedici GP25 pada musim MotoGP 2025. 

Menyalin setelan motor milik juara dunia Marc Marquez pun bukan solusi bagi pembalap asal Italia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fabio di Giannantonio dibelakang Alex Marquez
Fabio di Giannantonio dibelakang Alex Marquez
Sumber :
  • MotoGP

Pada musim 2025, pembalap VR46 Ducati itu mencatatkan total sepuluh podium, baik di balapan sprint maupun grand prix. 

Catatan tersebut terbilang solid, namun belum cukup untuk membawanya bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. 

Performa Di Giannantonio masih belum konsisten, sehingga ia harus puas menutup musim di posisi keenam klasemen akhir.

Di Giannantonio menggunakan motor Ducati Desmosedici GP25 yang sama dengan dua pembalap tim pabrikan, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. 

Marquez tampil sangat dominan dan mengunci gelar juara dunia lebih awal di Jepang. 

Sementara itu, Bagnaia dan Di Giannantonio sama-sama menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan performa motor generasi terbaru Ducati tersebut.

Di Ducati, seluruh data pembalap bersifat terbuka dan dapat diakses satu sama lain di garasi. 

Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Sumber :
  • Ducati Corse

Dengan dominasi Marquez sepanjang musim, muncul pertanyaan mengapa Di Giannantonio tidak meniru setelan motor sang juara dunia.

"Masalahnya adalah setiap pembalap bekerja dan berkendara secara berbeda," tegas Diggia dilansir dari laman Crash.net.

"Saya mempelajari pembalap lain dan mencoba untuk meningkatkan kemampuan di area di mana mereka lebih baik dari saya," lanjutnya.

"Tetapi saya tidak akan pernah bisa meniru gaya kerja atau gaya berkendara mereka secara persis. Anda dapat meniru pengaturannya, tetapi kemudian berkendara dengan pengaturan tersebut adalah sesuatu yang sama sekali berbeda," katanya lagi.

Menurut Di Giannantonio, perbedaan gaya balap menjadi faktor krusial dalam menentukan setelan motor. 

Dalam persaingan yang ditentukan oleh selisih waktu sepersekian detik, setiap pembalap harus menemukan kombinasi terbaik yang sesuai dengan karakter masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika saya meniru pengaturan Marc, saya pasti akan finis terakhir," lanjut pembalap berusia 27 tahun itu.

"Ini tentang apa yang Anda tuntut dari motor, apa yang Anda tuntut dari tim, apa yang Anda butuhkan untuk merasa nyaman, untuk mendorong, dan untuk mempercayai motor," tukasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat Hormuz diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)
Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan kapal induk di lepas pantai untuk memaksa Kuba menyerah dan mengambil alihnya.
Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut setiap tanggal 18 Mei memperingati Hari Tatar Sunda usai Pergub Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 disetujui Kemendagri.
Bak Pramugari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sapa Jemaah Calon Haji Pakai Interkom di Kabin Pesawat

Bak Pramugari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sapa Jemaah Calon Haji Pakai Interkom di Kabin Pesawat

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tampak seperti seorang pramugari usai memberikan pesan untuk jemaah calon haji asal Maluku Utara pakai interkom di kabin pesawat.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT