News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos KTM Ungkap Peran Besar Maverick Vinales atas Peningkatan Performa Pedro Acosta di MotoGP 2025

Pit Beirer akui peran besar Maverick Vinales dalam peningkatan performa Pedro Acosta di MotoGP 2025.
Minggu, 18 Januari 2026 - 15:24 WIB
Maverick Vinales di MotoGP Qatar 2025
Sumber :
  • KTM MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Bos KTM, Pit Beirer, berbicara mengenai situasi sulit yang dialami timnya pada awal musim MotoGP 2025. 

Dia pun menjelaskan peran besar Maverick Vinales dalam kebangkitan performa Pedro Acosta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pembalap tim KTM di MotoGP 2025
Para pembalap tim KTM di MotoGP 2025
Sumber :
  • KTM MotoGP

Sekitar setahun lalu, proyek MotoGP KTM berada dalam fase yang tidak mudah. 

Kondisi keuangan perusahaan yang sedang tertekan membuat pengembangan motor MotoGP mereka sempat dihentikan sementara. 

Di saat Ducati, Aprilia, Honda, dan Yamaha terus melakukan pembaruan, KTM harus memutar otak untuk memaksimalkan performa dari paket yang sudah ada.

Situasi ini menjadi tantangan besar bagi Pedro Acosta. Pembalap muda asal Spanyol tersebut sempat kehilangan fokus. 

Di momen krusial itu, peran rekan setimnya, Maverick Vinales, terbukti sangat penting untuk membantu Acosta kembali ke jalur yang benar.

“Maverick menyelamatkan kami. Para pembalap mulai berpikir bahwa motornya tidak cukup bagus dan kami tidak punya peralatan baru. Sementara itu, Maverick terus mengatakan bahwa motor ini cukup bagus untuk naik podium,” ujar Beirer.

Alih-alih menyalahkan motor, Vinales justru memilih memperbaiki dirinya sendiri. Suasana positif ini kemudian berhasil membuat performa Vinales meningkat pesat.

Maverick Vinales percaya diri tatap MotoGP Inggris 2025
Maverick Vinales percaya diri tatap MotoGP Inggris 2025
Sumber :
  • Instagram/Maverick Vinales

“Ia mengatakan pada dirinya sendiri bahwa dia belum cukup memahami motornya. Saat itu dia baru datang dari Aprilia dan yakin motor kami lebih baik serta bisa digunakan untuk naik podium,” kenang Beirer.

“Kemudian, di Mugello, dia tiba-tiba finis keempat pada sprint race, hanya tertinggal setengah detik dari Pecco Bagnaia dengan Ducati merahnya, yang saat itu sudah dua kali juara dunia," lanjutnya.

"Tentu saja Marc Marquez adalah cerita yang berbeda. Tetapi kami sudah sangat dekat dan mulai mengetuk pintu podium bahkan dengan peralatan lama. Saat itu kami tahu semua komponen baru sudah disiapkan. Itu juga menjadi momen terobosan kami bersama Pedro (Acosta,” jelas Beirer.

Hasil yang diraih Vinales menjadi pemantik bagi Acosta. Beirer menceritakan sebuah percakapan penting dengan pembalap mudanya itu.

“Saya duduk bersamanya di dalam truk dan berkata: ‘Dengar, kamu sangat hebat. Kamu adalah masa depan olahraga ini. Kita semua tahu itu. Kamu adalah pembalap yang bisa mencapai level Marc Marquez," kata Beirer saat menceritakan percakapannya dengan Pedro Acosta.

"Vinales bisa finis keempat atau kelima, maka kamu juga harus mengusahakannya, bahkan mungkin lebih baik. Setelah itu baru kita bicara soal motor," terangnya.

"Tetapi sekarang, yang terpenting adalah kamu harus menjadi KTM terbaik terlebih dahulu. Baru setelah itu kita lihat seberapa besar jarak kita dengan Ducati dan Marc Marquez," Kata Beirer lagi.

Beirer mengakui bahwa momen tersebut menjadi pengalaman yang kurang menyenangkan bagi Acosta dan sempat membuatnya kesal. 

Namun, ia menegaskan bahwa keesokan harinya Acosta berhasil finis di posisi lima besar, yang kemudian menjadi titik balik musim mereka.

Dorongan mental tersebut terbukti efektif. Setelah jeda musim panas, Acosta menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dan secara konsisten terlibat dalam perebutan podium pada sepertiga akhir musim.

Beirer menilai bahwa pada fase tersebut, karakter pembalap sejati dalam diri Acosta mulai terlihat jelas. 

Acosta disebut memiliki keinginan kuat untuk membuktikan kemampuannya kepada semua pihak dan sejak saat itu tampil dalam performa terbaiknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Beirer menegaskan bahwa apresiasi tetap layak diberikan kepada Vinales, karena pembalap itulah yang dinilai telah meletakkan dasar bagi raihan podium KTM di penghujung musim.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat Hormuz diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)
Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan kapal induk di lepas pantai untuk memaksa Kuba menyerah dan mengambil alihnya.
Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut setiap tanggal 18 Mei memperingati Hari Tatar Sunda usai Pergub Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 disetujui Kemendagri.
Bak Pramugari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sapa Jemaah Calon Haji Pakai Interkom di Kabin Pesawat

Bak Pramugari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sapa Jemaah Calon Haji Pakai Interkom di Kabin Pesawat

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tampak seperti seorang pramugari usai memberikan pesan untuk jemaah calon haji asal Maluku Utara pakai interkom di kabin pesawat.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT