Alasan Marc Marquez Masih Jadi Ancaman Utama Pembalap Lain di MotoGP 2026
- Facebook/MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, meyakini Marc Marquez masih akan jadi ancaman utama pembalap lain di MotoGP 2026.
Penilaian itu tetap ia yakini meskipun Marquez akan mengawali musim dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih akibat cedera bahu kanan.

- MotoGP
Pada MotoGP 2025, Marquez tampil dominan bersama Ducati Lenovo Team dengan torehan 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint.
Namun, performa impresif tersebut terhenti lebih cepat usai kecelakaan dengan Marco Bezzecchi di Mandalika, Indonesia, yang memaksanya absen pada lima seri terakhir musim.
Pemulihan Marquez dilaporkan berjalan sesuai rencana dan ia dipastikan ikut ambil bagian dalam tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari 2026.
Meski begitu, tanda tanya terkait kondisi fisiknya masih ada, terutama setelah Marquez mengakui bahwa daya tahannya belum sepenuhnya kembali.
Terlepas dari kondisi tersebut, Acosta tetap menempatkan Marquez sebagai ancaman utama di lintasan.
Ia menilai keberhasilan Marquez pada musim lalu menjadi bukti kapasitas sang juara bertahan sebagai pembalap yang selalu mampu bangkit, termasuk setelah bergulat lama dengan cedera lengan sejak 2020.
"Dia memang tidak menginginkannya, tetapi dialah yang seharusnya memakai nomor satu di fairing motor," ujar 'El Tiburon' kepada Crash.net di sela-sela peluncuran tim KTM.
"Anda hanya perlu melihat apa yang telah diatasi Marc setelah lima tahun tanpa gelar. Ia langsung naik motor pabrikan dan memburu gelar dunia. Tentu, bahkan dengan cedera, dia akan jadi orang yang sulit dikalahkan," lanjutnya.
Meski memandang Marquez sebagai tolok ukur, Acosta menilai persaingan MotoGP 2026 akan berlangsung ketat dan tidak hanya bertumpu pada satu nama.
Ia menyebut ada beberapa pembalap lain yang juga berpotensi menjadi penantang serius dalam perebutan gelar.
"Memang benar juga bahwa Anda harus memasukkan Marco Bezzecchi, Alex Marquez, Pecco Bagnaia dalam jajaran ini, karena merekalah orang-orang yang akan ikut memperebutkan gelar dunia," pungkas pembalap berusia 21 tahun itu.
(aes)
Load more