Jorge Lorenzo Yakin Francesco Bagnaia Bangkit Bersama Ducati di MotoGP 2026, Asalkan...
- Instagram.com/@ducaticorse
Jakata, tvOnenews.com - Legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, angkat suara membela performa Francesco Bagnaia yang merosot pada musim 2025.
Menurutnya, musim lalu bukan cerminan kemampuan asli pembalap Ducati tersebut, dan situasi serupa diyakini tidak akan terulang di MotoGP 2026.

- Instagram/Francesco Bagnaia
Bagnaia memang menjalani musim 2025 dengan hasil yang jauh dari ekspektasi.
Hanya dua kemenangan diraih dan ia harus puas finis di peringkat kelima klasemen akhir menjadi catatan yang membuat posisinya di tim pabrikan Ducati sempat diragukan.
Namun Lorenzo melihat persoalan itu lebih sebagai masalah teknis ketimbang penurunan kualitas.
Ia menegaskan bahwa status Bagnaia sebagai juara dunia tak bisa dihapus hanya karena satu musim sulit.
“Pecco (Bagnaia) adalah seorang juara dunia, dia adalah pembalap yang luar biasa, sangat cepat di lintasan, bertalenta, dan teliti. Dia tidak menunjukkan hal-hal itu pada musim lalu,” kata Lorenzo dilansi dari laman Crash.
Por Fuera -julukan Lorenzo- mengatakan, kunci kebangkitan Bagnaia terletak pada rasa nyaman terhadap motor yang ia tunggangi.
Lorenzo menilai ketika koneksi antara pembalap dan motor kembali selaras, performa kompetitif akan ikut kembali.

- Instagram/Francesco Bagnaia
“Hasil buruk yang didapatkannya tidak mencerminkan kemampuannya, dan saya pikir ketika dia merasa lebih nyaman dengan motornya, dia akan menunjukkan dia adalah kandidat juara,” tegas Lorenzo.
Musim lalu, Bagnaia disebut kesulitan beradaptasi dengan Desmosedici GP25. Lorenzo menilai, dalam persaingan seketat MotoGP, perubahan kecil pada motor bisa membawa dampak besar terhadap performa pembalap.
“Di lingkungan ini, di mana semua pesaing adalah yang terbaik dari yang terbaik, detail kecil sangatlah penting,” tutur Lorenzo.
Ia pun membandingkan situasi tersebut dengan pengalamannya sendiri saat membela Yamaha pada 2014.
Kala itu, perubahan regulasi membuat karakter motor berubah drastis dan memengaruhi performanya, meski sebelumnya tampil kompetitif melawan Marc Marquez.
“Saya ingat pada saat di Yamaha pada 2014, musim sebelumnya saya bersaing sengit dengan Marc Marquez. Saya tampil baik, tetapi ada pergantian peraturan yang membuat motor berubah drastis,” pungkasnya.
Load more