Bursa Transfer MotoGP 2027 Memanas, Alex Rins Ceritakan Momen saat Tolak Tawaran dari Ducati
- Facebook/Monster Energy Yamaha MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan karier sering kali menjadi pertaruhan besar bagi seorang pembalap MotoGP.
Bagi Alex Rins, momen krusial itu datang pada akhir 2022 ketika harus menentukan masa depan usai Suzuki hengkang dari kejuaraan.

- Antara
Saat itu, Rins dihadapkan pada dua opsi: bergabung dengan tim satelit Ducati, Gresini Racing, atau menerima pinangan LCR Honda.
Meski Ducati tengah berada di puncak performa, Rins justru memilih proyek Honda.
"Saat itu kami memiliki pilihan untuk bergabung dengan Gresini atau LCR Honda, dan saya memilih pilihan kedua karena mereka menawarkan kesepakatan seperti pembalap tim pabrikan," ungkap Rins kepada L'Esportiu.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Di LCR, ia mendapat dukungan teknis penuh serta motor spesifikasi terbaru langsung dari Honda, lengkap dengan kontrak yang setara pembalap tim pabrikan.
Situasi itu berbeda dengan tawaran Gresini, yang hanya menyediakan motor lama tanpa ikatan kontrak langsung dengan Ducati.
Rins menilai faktor proyek dan hubungan langsung dengan pabrikan jauh lebih penting ketimbang sekadar performa motor saat itu.
"Saya tak menyesal karena saya tak bisa mengubahnya. Gabung ke Ducati memang keputusan yang sangat mudah. Namun, Honda menawarkan saya kondisi yang sama seperti Marc Marquez dan Joan Mir," kisahnya.
Ia juga menegaskan bahwa pilihannya bukan soal nominal finansial.
"Di Gresini, saya tidak memiliki pilihan ini, hubungan langsung dengan tim, tidak seperti sekarang. Itu bukan karena masalah uang, tetapi lebih karena proyek dan dukungan pabrik," pungkasnya.
Ironisnya, kursi Gresini kemudian diisi oleh Alex Marquez, yang tampil kompetitif meski menggunakan motor lama dan tanpa kontrak langsung dari Ducati.
Sementara Rins sempat mencuri perhatian lewat kemenangan di Austin 2023 bersama LCR, sebelum menghadapi tantangan konsistensi di balapan lainnya.
Kini membela Monster Energy Yamaha, keputusan masa lalu tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Rins sebuah pilihan yang ia yakini diambil berdasarkan visi jangka panjang, bukan sekadar peluang instan.
Load more