News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Satupun Rider Ducati yang naik Podium saat MotoGP Thailand 2026, Francesco Bagnaia Beberkan Masalahnya

Dominasi Ducati di MotoGP harus runtuh pada race perdana musim ini yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada akhir pekan kemarin.
Jumat, 6 Maret 2026 - 14:36 WIB
Francesco Bagnaia di Ducati
Sumber :
  • Ducati Corse

tvOnenews.com - Dominasi Ducati di MotoGP harus runtuh pada race perdana musim ini yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand, pada akhir pekan kemarin.

Untuk pertama kalinya sejak musim 2021, tak ada satupun rider Ducati yang berhasil naik podium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Catatan itu pun memutus rekor 88 podium beruntun milik Ducati di gelaran MotoGP.

Pada race di Buriram, Fabio Di Giannantonio menjadi rider Ducati terbaik dengan finis di P6.

Francesco Bagnaia di Ducati
Francesco Bagnaia di Ducati
Sumber :
  • Ducati Corse

Di belakangnya ada Franco Morbidelli yang mengakhiri MotoGP Thailand di P8 dan diikuti oleh Francesco Bagnaia di P9.

Sementara itu tandem Bagnaia di Ducati Lenovo, Marc Marquez gagal finis usai mengalami kebocoran ban di lap ke-21.

Catatan itu pun langsung menimbulkan pertanyaan besar pada Ducati yang selalu mendominasi dalam beberapa musim terakhir.

Bahkan, Francesco Bagnaia tampil sangat kompetitif di Sirkuit yang sama saat tes pramusim MotoGp 2026.

Saat tes pramusim, Francesco Bagnaia finis keempat dan membuatnya optimistis menatap musim baru.

Namun performanya justru menurun sejak awal akhir pekan balapan. Ia gagal lolos otomatis ke Q2 dan start dari posisi ke-13.

Di Sprint Race, Bagnaia hanya mampu merangsek ke urutan sembilan. Balapan utama tak berjalan lebih baik meski jaraknya lebih panjang.

Pecco pun akhirnya mengungkap masalah utama yang datang dari kendali motor dan traksi ban belakang.

“Saya adalah pembalap Ducati full-time terakhir, jadi saya jelas yang tampil paling buruk,” kata Bagnaia.

“Saya banyak mengelola ban. Saya tidak pernah memacu motor, karena saya tidak bisa memacu, hanya untuk mengontrol ban belakang. Tapi delapan lap menjelang akhir, saya mulai mengalami wheelspin hingga gigi kelima di lintasan lurus," tambahnya.

“Sayangnya, di lap-lap terakhir, ketika saya mendekati kelompok di depan, saya mulai benar-benar merasakan kelelahan.” lanjut Pecco.

Ia juga mengungkap detail persoalan teknis yang dialami sepanjang akhir pekan.

“Namun, sejak awal akhir pekan, kami tidak mampu melakukan pengereman dengan baik, kami kesulitan mengendalikan motor, dan mengatur traksi. Sesi FP1 adalah sesi terbaik yang saya jalani. Dari FP2 hingga balapan, saya mulai kesulitan. Dan benar-benar berlawanan dengan tes," terang Bagnaia.

“Karena dalam tes coba saya merasa fantastis, saya mampu memacu dengan baik, saya mampu mengendalikan ban dengan baik. Dan kemudian, entah kenapa, saya mulai kesulitan selama akhir pekan balapan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Satu-satunya perbedaan adalah ban Pirelli di lintasan dari Moto2 dan Moto3, tetapi itu tidak bisa menjadi alasan, jadi kami akan bekerja keras untuk kembali ke depan. Sulit untuk membayangkan bahwa level Ducati, mengingat uji coba yang telah kami lakukan, bisa setinggi ini.” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamen Asal Jember Cabuli Bocah 6 Tahun di Lumajang, Begini Kronologinya

Pengamen Asal Jember Cabuli Bocah 6 Tahun di Lumajang, Begini Kronologinya

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto menjelaskan pelaku nekat melakukan aksi pencabulan disebabkan karena adanya dorongan nafsu kepada korban. 
Karya dan Peran Kartini Migas untuk Produksi Energi Negeri

Karya dan Peran Kartini Migas untuk Produksi Energi Negeri

Di tengah deru mesin dan ritme operasi yang tak pernah berhenti, ada langkah-langkah anggun di balik layer produksi migas negeri.
Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini

Soal Bobotoh Pasang Spanduk "Shut Up KDM" di Laga Persib Vs Arema, Dedi Mulyadi Santai Bilang Begini

Viral spanduk bertuliskan "Shut Up KDM" di media sosial. Kini mendapat respons tegas dari Dedi Mulyadi
DPP PIP Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026

DPP PIP Indonesia Gelar Rapat Kerja Tahunan 2026

Perkumpulan Intelektual Pemuda Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kapasitas dan peran strategis generasi muda melalui penyelenggaraan kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Kerja Tahunan (Rakertah).
Selain Dugaan Kekerasan Fisik, Korban Anak di Daycare Little Aresha Juga Diduga Alami Kekerasan Verbal

Selain Dugaan Kekerasan Fisik, Korban Anak di Daycare Little Aresha Juga Diduga Alami Kekerasan Verbal

Selain adanya dugaan kekerasan fisik, korban anak di Daycare Little Aresha juga diduga mengalami kekerasan verbal. 
Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top skor akhir Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) mengakhiri perjuangan dengan mempertahankan rekor sebagai satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT