Berkat Peraturan Baru dari FIA, Valtteri Bottas Selamat dari Penalti saat Kualifikasi F1 GP Australia 2026
- Facebook Mercedes AMG
tvOnenews.com - F1 2026 menghadirkan kabar baik bagi pembalap asal Finlandia, Valtteri Bottas, yang dipastikan terbebas dari penalti grid pada GP Australia.
Sebelumnya, Bottas terancam hukuman turun lima posisi saat kualifikasi balapan pembuka musim ini di Sirkuit Albert Park.
Penalti tersebut merupakan sisa hukuman dari insiden yang terjadi pada F1 2024 lalu.

- Facebook Mercedes AMG
Saat itu, Bottas terlibat insiden dengan Sergio Perez pada lap pertama balapan penutup musim F1 2024.
Tabrakan tersebut membuat Perez berputar dan Bottas mendapat penalti waktu 10 detik. Situasi semakin buruk ketika ia mengalami lock-up dan menabrak mobil Haas milik Kevin Magnussen.
Akibat kerusakan mobil, Bottas akhirnya gagal menyelesaikan balapan.
Karena tidak menjalani penalti drive-through, steward mengubahnya menjadi hukuman turun lima posisi di balapan berikutnya.
Namun Bottas tidak membalap pada musim 2025. Secara teori, hukuman tersebut seharusnya berlaku pada balapan berikutnya yang ia ikuti, yaitu F1 GP Australia 2026.
Situasi pun berubah setelah FIA memperbarui regulasi olahraga. Aturan baru menyebut penalti grid hanya berlaku jika balapan berlangsung dalam rentang 12 bulan sebelumnya.
Karena insiden Bottas terjadi lebih dari setahun lalu, hukuman tersebut otomatis gugur. Artinya ia bebas memulai akhir pekan F1 GP Australia 2026 tanpa penalti.
Bottas bahkan sempat menanggapi kabar itu melalui media sosial sebelum konferensi pers pembalap FIA di Melbourne.
“Anda tidak mengikuti saya di Instagram?” ujar Bottas dengan nada bercanda.
“Saya baru saja membuat pengumuman 20 menit yang lalu. Rupanya itu telah hilang berkat beberapa peraturan baru. Jadi tidak ada penalti grid. Itu bagus.” pungkasnya.
(akg)
Load more