Performanya dengan KTM Perlahan Membaik, Maverick Vinales Terang-terangan Mengaku Tak Menyesal Tinggalkan Aprilia
- Instagram.com/tech3racing
tvOnenews.com - Maverick Vinales baru-baru ini mengakui kalu dirinya tak pernah menyesal meninggalkan Aprilia dan bergabung ke KTM.
Rider asal Spanyol itu menegaskan meski langkah tersebut sempat mengejutkan banyak pihak, Vinales mengaku keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan masa depannya sebagai pembalap.
Sebelumnya, Vinales diprediksi akan menjadi figur utama Aprilia setelah Aleix Espargaro memutuskan pensiun dari MotoGP.
- Instagram/Maverick Vinales
Ia juga diharapkan memimpin proyek tim bersama rekrutan baru Aprilia saat itu, Jorge Martin.
Namun secara mengejutkan, Vinales memilih pindah ke tim Tech3 KTM untuk musim 2025 dan keputusan tersebut membuat Aprilia merekrut Marco Bezzecchi sebagai penggantinya.
Tapi siapa sangka, langkah itu justru membawa hasil luar biasa bagi Aprilia.
Bezzecchi sukses memberikan musim terbaik dalam sejarah MotoGP Aprilia dengan tiga kemenangan Grand Prix dan tiga kemenangan Sprint.
Ia juga berhasil menutup musim dengan finis di posisi ketiga klasemen dunia.
Sementara itu, Vinales berperan penting dalam membantu KTM mengembangkan motor RC16 pada masa sulit setelah krisis finansial tim.
Pembalap berusia 31 tahun tersebut bahkan sempat memimpin balapan MotoGP Qatar sebelum kehilangan posisi kedua akibat penalti tekanan ban.
“Selalu sulit jika menyangkut masa depan. Ketika saya meninggalkan Yamaha, saya menyesalinya," kata Vinales.
"Itu adalah jumlah uang yang besar, tetapi jika dilihat kembali, saya bisa mengatakan bahwa saya beruntung, dan sekarang saya tidak mengeluh," lanjutnya.
- Instagram.com/tech3racing
“Dari segi olahraga, itu mungkin keputusan yang tepat. Saya mengendarai Aprilia yang terus berkembang, dan pada tahun 2023-2024, saya tidak akan secepat bersama Yamaha seperti saat bersama Aprilia. Saya tidak menyesal tentang Aprilia, kami hanya berpisah," terang rider berjuluk Top Gun itu.
“Memang benar, mereka telah menandatangani kontrak dengan Jorge Martin, tetapi bukan hanya itu, itu adalah saat di mana saya perlu melihat sesuatu yang lain.” tutupnya.
(akg)
Load more