GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Veda Ega Usai Ukir Sejarah, Jadi Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium di Moto3 Brasil 2026

Veda Ega sukses mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di Moto3 Brasil 2026, finis ketiga usai balapan dramatis yang ada drama.
Senin, 23 Maret 2026 - 02:04 WIB
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di tes pramusim Moto3 2026.
Sumber :
  • Instagram.com/@honda_team_asia

tvOnenews.com - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama berhasil meraih podium ketiga pada balapan Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Minggu (22/3) malam WIB, mencatat sejarah baru bagi Indonesia.

Rider andalan Honda Team Asia ini menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus podium di ajang Grand Prix, menegaskan prestasinya di tingkat internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Veda Ega berada tepat di belakang duo pembalap CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles sebagai pemenang, dan Marco Morelli di posisi kedua. Keberhasilan ini diraih setelah balapan penuh drama, termasuk insiden bendera merah (red flag).

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama
Sumber :
  • Instagram.com/@honda_team_asia

Perjalanan Veda menuju podium tidak mudah. Memulai dari grid keempat, ia sempat berada di tiga besar pada putaran awal, namun persaingan ketat membuatnya tersenggol pembalap lain dan turun ke posisi tujuh, kemudian semakin merosot hingga ke urutan 10.

Ketegangan meningkat saat pimpinan lomba David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) terjatuh, memberi jalan bagi Maximo Quiles mendominasi di depan.

Bendera merah berkibar pada lap ke-15, memaksa seluruh pembalap kembali ke pit dan menghentikan sementara lomba.

Saat balapan dilanjutkan dengan format sprint lima putaran, Veda memulai dari posisi ke-10. Restart ini justru menjadi titik balik. Dengan agresivitas tinggi, ia melewati satu per satu pesaing hingga berhasil mengunci posisi ketiga hingga garis finis.

Usai balapan, Veda Ega mendapat ucapan selamat dan pelukan hangat dari Mario Aji. Hanya dengan dua balapan di musim ini, Veda sudah berhasil naik podium sekaligus memecahkan rekor sebagai pembalap Indonesia pertama di Moto3.

Prestasi ini meningkat dari pencapaian sebelumnya di MotoGP Thailand, di mana ia finis kelima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pokoknya gak percaya, sungguh luar biasa, hari ini aku melakukan pekerjaan yang bagus, waktu sebelum red flag aku kesulitan di balapan untuk mengendalaikan ban belakang," ungkap Veda, dikutip dari Spotv Indonesia.

"Terakhir aku bisa finish top 3 di grand prix kedua musim ini, dan ini adalah pencapaian terbesar aku sampai saat ini, jadi tentu aku ingin mengucapkan makasih banyak untuk warga Indonesia, para sponsor, dan keluarga saya yang lagi nonton di Indonesia," tutupnya. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Beragam nasib dialami oleh mereka, dengan dua kiper Timnas Indonesia mengalami hal yang berkebalikan.
Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

kini Kang Dedi Mulyadi (KDM) tak kuasa menahan tangisnya ketika bertemu seorang ibu penjual rambutan di sebuah desa di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung, pelatih Hyundai Hillstate diam-diam sudah mencari tahu apa makanan khas Korea Selatan yang disukai oleh calon pemainnya Megawati Hangestri.
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah. Tak tanggung-tanggung, hadiahnya mencapai ratusan juta rupiah. 
PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan imbauan serius bagi jamaah calon haji Indonesia untuk menjaga stamina menjelang puncak ibadah haji. 
Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi lulusan SMA Bina Nusantara (Binus) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kalya, berhasil diterima di tujuh perguruan tinggi terkemuka dunia pada seleksi masuk tahun ajaran 2026/2027.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT