News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Honda Team Asia Buka Suara Usai Mario Aji Gagal di GP Amerika, Optimistis Pembalap Indonesia Bangkit di Moto2 Spanyol 2026

Idemitsu Honda Team Asia memberikan pernyataannya usai Mario Aji gagal menyelesaikan balapan di GP Amerika, mereka juga optimistis pembalap Indonesia itu bisa bangkit di seri balapan selanjutnya di Moto2 Spanyol 2026.
Selasa, 31 Maret 2026 - 08:09 WIB
Rider tim Idemitsu Honda Team Asia Mario Suryo Aji
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU

Jakarta, tvOnenews.com - Idemitsu Honda Team Asia memberikan pernyataannya usai Mario Aji gagal menyelesaikan balapan di GP Amerika, mereka juga optimistis pembalap Indonesia itu bisa bangkit di seri balapan selanjutnya di Moto2 Spanyol 2026.

Mario Suryo Aji bernasib sial saat tampil di balapan utama Moto2 Amerika 2026, yang digelar di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, pada Senin (30/3/2026) dini hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejatinya Mario Aji sempat tampil cukup menjanjikan meski memulai balapan dari P19. Ia bahkan sempat bersaing di posisi ke-15, yang merupakan batas akhir zona poin, sebelum akhirnya mengalami insiden yang membuatnya gagal finis.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menegaskan bahwa tim akan memanfaatkan jeda antar seri untuk melakukan evaluasi menyeluruh. 

Fokus utama adalah mengidentifikasi kelemahan yang terjadi agar performa Mario Aji bisa meningkat dan kembali bersaing di zona poin, termasuk di seri balapan keempat Moto2 Spanyol 2026 yang berlangsung di Sirkuit Jerez pada 27-29 April mendatang.

"Secara keseluruhan, akhir pekan ini tidak berjalan seperti yang kami inginkan dan kami harus memahami dengan jelas di mana kami bisa meningkatkan performa," kata Hiroshi Aoyama dilansir laman resmi tim.

"Sayangnya Mario terjatuh menjelang akhir balapan saat sedang berjuang untuk zona poin, jadi ini menjadi hasil yang mengecewakan setelah akhir pekan yang sulit," tambahnya.

Aoyama menilai hasil tersebut belum mencerminkan kemampuan sesungguhnya dari Mario maupun tim. Sehingga Honda Team Asia berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar bisa tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya.

"Kami akan tetap fokus, terus bekerja, dan mencoba kembali lebih kuat pada balapan selanjutnya," jelasnya lagi.

Di sisi lain, Mario Suryo Aji secara terbuka mengakui kesalahan yang dilakukannya menjadi penyebab utama kegagalan menyelesaikan balapan. Padahal, ia merasa memiliki peluang cukup besar untuk meraih poin baik sebelum red flag maupun setelah restart.

"Baik sebelum red flag maupun setelah restart, saya rasa balapannya cukup baik. Tapi pada akhirnya saya membuat kesalahan dan itu sepenuhnya tanggung jawab saya," kata Mario Aji.

Pembalap Indonesia tersebut juga menegaskan bahwa hasil di Austin akan dijadikan pelajaran penting untuk menghadapi balapan berikutnya. Ia menekankan pentingnya pemulihan mental dan fisik sebelum tampil di Jerez.

"Yang terpenting sekarang adalah reset mental, memulihkan diri dengan baik, dan kembali dengan mentalitas yang lebih kuat di Jerez," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekadar informasi, rekan setim Mario Aji yakni Taiyo Furusato menyelesaikan balapan di posisi ke-18. Sementara itu, kemenangan diraih oleh Senna Agius yang finis terdepan setelah mengalahkan Celestino Vietti, dengan Izan Guevara melengkapi podium.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Billy Syahputra Murka Wajah Anaknya Tersebar, Buntut Video CCTV Adu Mulut dengan Penjaga Toilet Perkara Rp10 Ribu Viral

Billy Syahputra Murka Wajah Anaknya Tersebar, Buntut Video CCTV Adu Mulut dengan Penjaga Toilet Perkara Rp10 Ribu Viral

Billy Syahputra marah wajah anaknya, Stefan Roman Kalesny terlihat jelas tanpa diblur dalam rekaman CCTV yang viral saat bersitegang dengan penjaga toilet.
Daftar Sanksi Berat FIFA yang Dijatuhkan kepada Malaysia-Singapura Jika Terbukti 'Main Mata' Demi Jegal Timnas Indonesia

Daftar Sanksi Berat FIFA yang Dijatuhkan kepada Malaysia-Singapura Jika Terbukti 'Main Mata' Demi Jegal Timnas Indonesia

Malaysia dan Singapura terancam sanksi berat FIFA jika terbukti main mata demi menjegal Timnas Indonesia, mulai denda hingga larangan seumur hidup bagi pelaku.
Kena Comeback Qatar di Final Voli Pantai Asian Games 2026, Bintang/Sofyan Akui Cedera Sangat Mempengaruhi Jalannya Laga

Kena Comeback Qatar di Final Voli Pantai Asian Games 2026, Bintang/Sofyan Akui Cedera Sangat Mempengaruhi Jalannya Laga

Tim voli pantai Indonesia yang diperkuat Bintang Akbar/Sofyan Rachman harus puas membawa pulang medali perak Asian Games 2026.
Profil Baila Fauri no na, Penyanyi "Rollerblade" yang Disebut-sebut Pacar Baru Ivar Jenner

Profil Baila Fauri no na, Penyanyi "Rollerblade" yang Disebut-sebut Pacar Baru Ivar Jenner

Kedua, Baila kembali tampak datang ke GBK untuk mendukung Ivar Jenner pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia vs Bangladesh, pada Kamis (1/10/26) kemarin.
Terkait Kasus Menyeret Betrand Peto, Sarwendah Serba Salah dan Pilih Tidak Banyak Berkomentar

Terkait Kasus Menyeret Betrand Peto, Sarwendah Serba Salah dan Pilih Tidak Banyak Berkomentar

Mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah dalam posisi serba salah hingga memutuskan untuk pilih diam dan tidak banyak komentar terkait kasus dugaan TPKS Betrand Peto.
Kazakhstan Buat Farhan Halim Cs Gigit Jari! Timnas Voli Indonesia Mengakhiri Asian Games 2026 di Peringkat ke-12

Kazakhstan Buat Farhan Halim Cs Gigit Jari! Timnas Voli Indonesia Mengakhiri Asian Games 2026 di Peringkat ke-12

Timnas Voli Indonesia harus mengakhiri gelaran Asian Games 2026 dengan hasil yang sangat mengecewakan setelah kalah dari Kazakhstan di pertandingan terakhir.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT