News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik Keras Jadwal Padat MotoGP, Pedro Acosta Sebut Format Baru Pengaruhi Umur Karier Pembalap

Pedro Acosta, menilai format kompetisi saat ini berpotensi memperpendek usia karier para pembalap MotoGP
Jumat, 17 April 2026 - 16:34 WIB
Pedro Acosta berada di daftar teratas usai keluar sebagai pemenang di sesi sprint race MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Padatnya kalender MotoGP dalam beberapa musim terakhir mulai memunculkan kekhawatiran serius dari kalangan pembalap. 

Salah satu suara yang cukup tegas datang dari rider Red Bull KTM, Pedro Acosta, yang menilai format kompetisi saat ini berpotensi memperpendek usia karier para pembalap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez dan Pedro Acosta saat duel sengit di sprint race MotoGP Thailand 2026
Marc Marquez dan Pedro Acosta saat duel sengit di sprint race MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Reuters

Sejak dua musim terakhir, MotoGP menjalani hingga 22 seri dalam satu tahun. 

Situasi ini semakin berat setelah diperkenalkannya format Sprint sejak 2023, yang membuat intensitas balapan meningkat drastis karena pembalap harus tampil kompetitif dua kali dalam satu akhir pekan.

Tak hanya soal jumlah balapan, jarak antar seri yang semakin rapat juga menjadi persoalan. 

Minimnya waktu jeda dinilai menyulitkan pembalap untuk memulihkan kondisi fisik, terutama bagi mereka yang mengalami cedera.

Dilansir dari laman Motorsport.com, Acosta menegaskan bahwa idealnya setiap seri memiliki waktu jeda lebih panjang agar pembalap bisa menjaga kondisi sekaligus performa.

"Itu ide yang bagus. Karena menurut saya yang buruk dari kalender ini adalah karier para pembalap akan lebih pendek," ungkap pembalap asal Spanyol berusia 21 tahun tersebut.

Ia juga menyoroti tuntutan tinggi di setiap akhir pekan balapan yang kini tidak lagi memberi ruang untuk beradaptasi secara bertahap.

"Tidak mungkin untuk bertahan selama 22 pekan dengan sesi penting setiap hari pada sore hari seperti (sesi latihan Jumat), kualifikasi dan Sprint, dan kemudian balapan utama," lanjutnya.

Menurut Acosta, tekanan tidak hanya dirasakan saat balapan utama, tetapi sudah dimulai sejak sesi latihan pertama. 

Hal ini membuat pembalap dan tim harus langsung tampil maksimal tanpa kesempatan mencari ritme secara perlahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada waktu untuk berkata, 'Oke, aku akan ke lintasan, mencari ritme berkendara saya secara bertahap, dan hanya akan berkendara'. Maksud saya, setiap hari Anda memiliki sesi penting, 22 kali per tahun," tuturnya.

Ia pun memperingatkan bahwa kondisi ini bisa berdampak jangka panjang terhadap ketahanan fisik dan mental pembalap.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejurda Catur DKI 2026 Jadi Seleksi Atlet Menuju Kejurnas

Kejurda Catur DKI 2026 Jadi Seleksi Atlet Menuju Kejurnas

Percasi menggelar Kejurda Piala Gubernur DKI 2026 di Jakarta.
Gaji UMR Jakarta Mau Beli HP Flagship Samsung? Begini Cara Mengaturnya Biar Nggak Boncos

Gaji UMR Jakarta Mau Beli HP Flagship Samsung? Begini Cara Mengaturnya Biar Nggak Boncos

Gaji UMR Jakarta ingin punya HP flagship Samsung terbaru? Simak cara mengatur keuangan, pilihan Galaxy 2026, hingga strategi membeli tanpa mengganggu kebutuhan
3 Perkara yang Bikin Bupati Gowa Sitti Husniah Dimakzulkan

3 Perkara yang Bikin Bupati Gowa Sitti Husniah Dimakzulkan

Mahkamah Agung (MA) resmi mengabulkan permohonan uji pendapat yang diajukan oleh DPRD Kabupaten Gowa terkait usulan pemakzulan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenra
Yasin Ayari Jadi Perhatian AC Milan, Performa di Brighton dan Timnas Swedia Bikin Rossoneri Kepincut

Yasin Ayari Jadi Perhatian AC Milan, Performa di Brighton dan Timnas Swedia Bikin Rossoneri Kepincut

AC Milan mulai memantau perkembangan gelandang Brighton, Yasin Ayari. Pemain asal Swedia itu menarik perhatian setelah tampil impresif bersama klub dan timnas.
Bursa Transfer AC Milan: Pato Ungkap Gerry Cardinale Pernah Coba Datangkan Endrick dari Real Madrid

Bursa Transfer AC Milan: Pato Ungkap Gerry Cardinale Pernah Coba Datangkan Endrick dari Real Madrid

Alexandre Pato mengungkap upaya Gerry Cardinale mendatangkan Endrick ke AC Milan. Pernyataan tersebut disampaikan Pato saat menghadiri Festival dello Sport.
Penggerebekan Densus 88 Gegerkan Warga Antapani Bandung, Terduga Teroris Baru Tinggal Kurang dari Sebulan

Penggerebekan Densus 88 Gegerkan Warga Antapani Bandung, Terduga Teroris Baru Tinggal Kurang dari Sebulan

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme di wilayah Cibodas, RW 23, ..

Trending

MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU Murka, Siapkan Langkah Hukum demi Cegah JJ Gabriel Dibajak Real Madrid dan Bayern Munich

MU mempertimbangkan langkah hukum setelah JJ Gabriel ingin pergi. Real Madrid dan Bayern Munich ikut memantau wonderkid berusia 15 tahun itu.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Belum Keluar Keringat, Timnas Indonesia Sudah Unggul Telak Atas Thailand dalam Daftar 10 Pemain Termahal

Jelang final kontra Thailand, Timnas Indonesia menempatkan sembilan pemain dalam daftar 10 termahal, dipimpin Kevin Diks dengan nilai sekitar Rp100 miliar.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT