Massimo Rivola Sebut Jorge Martin Langsung Minta Maaf Usai Sebabkan Kecelakaan Beruntun di MotoGP Hungaria 2026
- Instagram/Aprilia
tvOnenews.com - MotoGP Hungaria 2026 meninggalkan kekecewaan besar bagi Aprilia setelah kecelakaan beruntun pada tikungan pertama membuat tiga pembalap mereka gagal menyelesaikan balapan.
Insiden bermula ketika Jorge Martin kehilangan kendali saat memasuki area pengereman di tikungan pertama.
Motor sang juara dunia MotoGP 2024 itu kemudian menghantam Bezzecchi dan memicu tabrakan berantai.
- REUTERS/Nacho Doce
Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, serta Raul Fernandez ikut menjadi korban dalam insiden yang mengacaukan jalannya balapan.
Setelah balapan usai, Steward MotoGP menyatakan Martin sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Pembalap asal Spanyol itu pun dijatuhi hukuman double long-lap penalty untuk seri berikutnya.
Pembalap Aprilia itu dinilai menjadi pemicu kecelakaan setelah kehilangan kendali saat pengereman menuju tikungan pertama.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, sebelumnya juga mengakui bahwa insiden tersebut merupakan kesalahan pembalap asal Spanyol itu.
Meski demikian, Rivola mengungkapkan Martin langsung menunjukkan tanggung jawab setelah balapan berakhir.
“Hal pertama yang dilakukan Jorge adalah segera menemui Marco Bezzecchi dan semua kru untuk meminta maaf kepada mereka,” kata Rivola setelah balapan.
“Tapi Anda tahu, apa yang sudah terjadi, terjadilah. Setidaknya itu adalah tindakan yang baik.” lanjutnya.
- Instagram/Aprilia
Menurut Rivola, permintaan maaf tersebut menjadi bentuk sikap sportif Martin setelah kecelakaan yang merugikan Aprilia.
Rivola juga mengaku sempat khawatir dengan kondisi Bezzecchi usai insiden tersebut.
“Sejujurnya, saya belum berbicara dengannya Bezzecchi,” kata Rivola.
“Saya hanya takut dan khawatir karena dia cedera. Saya pikir ini hari yang beruntung karena tidak ada yang benar-benar cedera, hanya rasa sakit," lanjutnya.
“Tetapi mengenal Marco, saya yakin mereka akan berjuang untuk meraih kemenangan di dua balapan berikutnya untuk menunjukkan bahwa hari ini hanyalah hari yang buruk.” tutup Rivola.
(akg)
Load more