Tak Bisa Dibendung Lagi, Carlos Sainz Luapkan Rasa Frustasinya dengan Performa Williams di F1 2026
- Instagram.com/williamsracing
tvOnenews.com - Carlos Sainz sudah tak bisa lagi menutupi kekecewaannya terhadap performa Williams pada gelaran F1 2026 ini.
Williams kembali meraih hasil yang kurang memuaskan pada gelaran F1 GP Catalunya 2026 lalu.
Setelah tujuh seri berjalan, Williams masih berada di posisi kedelapan klasemen konstruktor.
Hasil terbaik mereka hanya finis kedelapan lewat Alex Albon di Monaco. Harapan untuk tampil lebih kompetitif musim ini belum terwujud.
- Williams
Williams bahkan sempat melewatkan tes pramusim di Barcelona dan memulai musim dengan mobil yang kelebihan bobot.
Meski paket pengembangan yang dibawa ke Miami memberikan kemajuan, laju tim-tim pesaing membuat Williams kembali kesulitan bersaing.
"Secara realistis, saya rasa kami memperkirakan ini akan sulit," kata Sainz.
"Jika dilihat kembali, saya rasa cukup mengejutkan betapa jauhnya kami tertinggal di tikungan kecepatan menengah dan tinggi. Sebagian, itu karena bobot, tetapi yang lebih penting lagi, itu karena downforce pada mobil." tambahnya.
Sainz mengaku F1 GP Catalunya menjadi momen yang membuka matanya mengenai kondisi sebenarnya tim asal Grove tersebut.
"Jadi saya rasa itu adalah sebuah kejutan besar - saya tidak ingin menyebutnya kejutan, bahkan bukan peringatan, karena kami sudah mengetahuinya, tetapi sebuah kesadaran bahwa kami benar-benar jauh dari posisi yang seharusnya, posisi yang kami targetkan." terang Carlos Sainz.
- Instagram.com/williamsracing
"Saya rasa sudah saatnya untuk kembali ke tahap perencanaan dan mulai menambahkan lebih banyak hal pada mobil, karena jelas, di lintasan kecepatan menengah, kami sangat jauh tertinggal." lanjutnya.
Meski mengetahui sejumlah pengembangan sedang disiapkan, Sainz merasa Williams perlu bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
"Setiap minggu, bagi tim, sangat penting untuk menemukan poin downforce, atau kilogram berat, karena meskipun saya menyadari bahwa tim semuanya bekerja keras dan kita semua mengerahkan semua yang kita miliki, kita mungkin membutuhkan lebih banyak lagi. Jadi kita perlu fokus pada hal itu." tutupnya.
(akg)
Load more