Tak Mau Jemawa, Bos Ducati Coba Redam Ekspektasi Usai Marc Marquez Ambil Alih Puncak Kalsemen MotoGP 2026
- Reuters
tvOnenews.com - Bos Ducati, Davide Tardozzi, meminta timnya tidak terlena setelah Marc Marquez berhasil mengambil alih posisi teratas klasemen MotoGP 2026.
Marquez tampil dominan di Misano dengan memenangkan Sprint Race dan balapan utama MotoGP San Marino secara beruntun.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan utama kelimanya musim ini dan mengantarkan Marquez ke puncak klasemen untuk pertama kalinya.
- Reuters
Hasil itu juga tidak lepas dari kegagalan Marco Bezzecchi finis serta kendala arm-pump yang membuat Jorge Martin hanya menempati posisi kelima.
Marquez kini mengoleksi 274 poin, sama dengan Martin. Namun, lima kemenangan membuat rider Ducati tersebut unggul dalam klasemen.
Tardozzi mengapresiasi performa Marquez, tetapi mengingatkan bahwa perjalanan menuju gelar juara dunia masih panjang.
"Menurut saya, di Misano inilah Marc menunjukkan jati dirinya. Namun, di sisi lain, kita tahu bahwa masih ada delapan balapan tersisa, dengan banyak poin yang masih bisa diperebutkan," ujar Davide Tardozzi.
"Kami sangat mengenal lawan-lawan kami, para pembalap nya, maupun motornya. Jadi, kami harus tetap fokus dari satu balapan ke balapan berikutnya dan berusaha mengumpulkan poin sebanyak mungkin di setiap sirkuit, karena kami tahu ada sirkuit-sirkuit di mana Aprilia akan lebih cepat daripada kami." lanjutnya.
Tardozzi juga menolak menyebut Ducati sebagai kandidat terkuat untuk merebut gelar MotoGP musim ini.
Dia menilai persaingan masih terbuka lebar, mengingat delapan seri tersisa dan performa setiap motor bisa berbeda di masing-masing sirkuit.
"Tidak, menurut saya saat ini tidak ada tim yang menjadi favorit. Saya rasa, seperti yang sudah saya katakan, persaingan kejuaraan ini akan berlangsung sengit hingga akhir," punngkasnya.
(akg)
Load more