News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Senior Ini Tiba-tiba Prediksi Marc Marquez Bisa Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat Gara-gara Hal Ini

Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, melontarkan prediksi mengejutkan mengenai masa depan dari juara bertahan musim ini, Marc Marquez.
Rabu, 4 November 2026 - 15:49 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, melontarkan prediksi mengejutkan mengenai masa depan Marc Marquez. 

Ia menilai sang juara bertahan musim ini berpeluang pensiun dari MotoGP lebih cepat dari perkiraan. Menurut Pernat, Marquez mungkin mengakhiri kariernya pada penghujung MotoGP 2027 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, tekanan dan tuntutan kompetisi disebut menjadi salah satu pemicunya.

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • MotoGP

Pernat sendiri sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia balap dan pernah menangani sejumlah rider, termasuk Marco Simoncelli dan Enea Bastianini.

Ia menilai kemenangan Marquez di MotoGP Malaysia 2026 lalu menjadi bukti keistimewaan rider Ducati tersebut.

"Marc Marquez benar-benar memberikan pukulan telak bagi kejuaraan dunia,” kata Pernat dalam acara Fast show GPOne edisi pasca-Sepang," ujar Pernat.

"Bagi mereka yang tidak mengerti, saya tidak ragu, bahkan hampir tidak pernah ragu: dia benar-benar seorang Martian. Seorang Martian yang datang dengan pesawat ruang angkasa yang indah dan menunjukkan hal-hal yang luar biasa." lanjutnya.

"Selama dia di sini, dia akan menang, lalu dia akan pergi dengan pesawat ruang angkasanya." terangnya.

Pernat memperkirakan Marquez bisa memperpanjang kontraknya bersama Ducati selama satu musim. Namun, ia tidak yakin pembalap Spanyol itu akan bertahan lebih lama.

"Dia mungkin akan pergi. Saya rasa dia akan memperpanjang kontrak satu tahun lagi, tahun depan, karena jelas dia memiliki kontrak." kata Pernat.

Ia turut menyoroti perubahan setelah Liberty Media mengambil alih MotoGP. Menurutnya, kebijakan baru membuat kehidupan rider semakin berat.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi salah satu alasan yang membuat Marc Marquez memilih untuk mengakhiri kariernya di MotoGP lebih cepat.

"Namun, dengan semua yang terjadi dengan kepemilikan baru Liberty Media, jujur ​​saja saya pikir Marc adalah salah satu orang yang ingin menghilangkan kekacauan tersebut. Anda bisa melihat bahwa dia mulai menjadi semacam pemimpin rakyat dalam segala hal." ungkap Pernat.

"Dengan semua aturan baru yang mereka perkenalkan, latihan pada hari Jumat, Sabtu, 44 kali start, Marc menyadari bahwa ini bukan lagi kehidupan yang baik sebagai seorang pembalap. Ini adalah kehidupan seorang penyendiri, sangat berbahaya juga dari sudut pandang fisik dan mental." lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Marquez tentunya ingin mencapai usia pensiun mengendarai sepeda motor, dalam satu atau dua tahun lagi, dalam keadaan sehat." pungkasnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Nama komika Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan setelah potongan video lawas yang memuat celetukan “rakyat jelata” viral di media sosial. Ini profilnya.
Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Persib bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Melbourne Victory 2-1. Gol Luka Menalo dan Balsa Sekulic memastikan Maung Bandung lolos ke 16 besar ACL 2.
Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sugiono mengajak semua pihak menghormati proses hukum perwira Polri, mendalami dugaan penyadapan Presiden, serta menjaga soliditas dan pembangunan nasional.
KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa -
Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 tidak hanya menjadi momentum pengumuman para pemenang, tapi juga menggelar rangkaian pertunjukan musik, termasuk sejumlah kolaborasi yang melibatkan musisi lintas generasi.
Hasil Melbourne Victory Vs Persib di Babak Pertama: Skor 0-0, Tendangan Balsa Sekulic Hantam Mistar Gawang

Hasil Melbourne Victory Vs Persib di Babak Pertama: Skor 0-0, Tendangan Balsa Sekulic Hantam Mistar Gawang

Persib Bandung dominan saat menghadapi Melbourne Victory, tetapi peluang Balsa Sekulic dan Eliano Reijnders belum mengubah skor 0-0 sampai akhir babak pertama.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT