News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Taru Rinne, Pebalap Legendaris Wanita Pertama yang Menorehkan Sejarah di motoGP

Adu cepat balap motor selalu memicu adrenalin. Bukan hanya pria gemar menggeber motor, pebalap wanita pun bisa berprestasi bahkan di kejuaraan sekelas motoGP.
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:20 WIB
Taru Rinne pebalap wanita legendaris MotoGP dari Finlandia.
Sumber :
  • motogp

Jakarta – Adu cepat balap motor selalu memicu adrenalin. Bukan hanya pria gemar menggeber motor, pebalap wanita pun bisa berprestasi bahkan di kejuaraan sekelas motoGP.

Kegiatan balap motor identik dengan kaum pria. Meski olahraga kebut-kebutan cukup berbahaya namun siapa sangka kaum wanita pun yang menyukai olahraga kuda besi. Bahkan ada satu sosok perempuan tangguh yang mampu membuat sejarah di arena balap motor paling bergengsi di dunia, motoGP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum terkenal di arena motoGP, Taru Rinne memulai kariernya dari balapan gokart. Ia ingin mengikuti lintasan para pebalap terkenal Finlandia yang mengawali kiprah dari gokart hingga kelak menjadi legenda Formula 1, seperti Mika Hakkinen, Mika Salo hingga Jyrki Jarvilehto.

Si cantik Taru Rinne bahkan mengawali aksinya dengan mengalahkan Mika Hakkinen! Pada 1979, Taru menjadi juara Finnish Karting Championship kelas 85 cc dan Hakkinen berada di posisi kedua. Setahun kemudian, di kelas yang sama, Taru berada di belakang Mika Salo dan Hakkinen di peringkat keempat.

Tak hanya sampai di situ. Pada 1983, Nona Rinne jadi juara lagi di kejuaraan gokart meski kemudian panitia menganulir kemenangannya. Panitia membuktikan tim Taru Rinne menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi. Hukuman pula membuat kiprah Rinne di arena gokart berakhir.

 

Dari Gokart ke GP125

Namun bukan Taru Rinne jika berputus asa dan berhenti sampai di situ saja. Peristiwa pahit di gokart justru membuat Rinne beralih ke balap motor pada 1987. Setahun kemudian, 1988, ia sudah mendapat kontrak dari Honda untuk balapan di kelas GP125 dengan menggunakan motor RS125.

Setahun kemudian, 1989, nama Taru Rinne mendunia dengan julukan The First Lady of Fast setelah ia mampu menyelesaikan musim dengan mengumpulkan 23 poin dan berada di urutan ke-17. Dengan total peserta GP125 berjumlah 44 orang, pencapaian Rinne sudah lebih baik dari setengah peserta lain.

Namun karier balap motor wanita asal Finlandia yang lahir 54 tahun lalu tidak panjang. Rinne mengalami kecelakaan pada 1991 pada seri kesepuluh di Sirkuit Paul Ricard, Prancis. Kisah tragis cedera parah pada pergelangan kaki bukan alasan bagi Rinne untuk tidak lagi melaju lagi di sirkuit.

Tapi sepucuk surat dari Bernie Ecclestone, yang memiliki kuasa untuk menentukan seorang pebalap bisa melanjutkan balapan atau tidak, menjadi kekecewaan terbesar dalam hidup Taru Rinne.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kekecewaan melanda hidupnya, kisah balapan Taru Rinne belum berakhir. Ia merasakan lomba lagi pada balapan lokal Finlandia hingga GP Jerman pada 1993. Walaupun tidak sampai ke kelas para raja alias GP500, kisah Rinne di balapan GP125 sudah sangat membanggakan dan membuka mata dunia.

Bahwa wanita pun bisa melaju dengan kencang dan benar. Inspirasi Taru Rinne telah memacu kemunculan nama-nama pembalap wanita baru yang sukses menorehkan poin di balapan GP, seperti Katja Poensgen, Ana Carrasco hingga Maria Herrera. (doe/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT