Anggota Komisi VIII DPR, Atalia Praratya menyoroti lirik lagu Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein berjudul "Lalaki Langit Lalanang Bejat".
ari pemeriksaan, pelaku nekat melakukan tindakan asusila karena kecanduan film dewasa. Ironisnya. Sebelum beraksi pelaku menunjukkan video tidak pantas tersebut kepada korban melalui ponselnya.
Tergoda dengan kemolekan bentuk tubuh korbannya, pria berinisial RF (28) nekat intip tetangga kosnya yang sedang mandi di Jalan Sulaiman, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Korban dipaksa meneguk miras hingga mabuk. Tak berselang lama, pelaku AN yang merupakan warga desa di Kecamatan Benjeng ini memaksa korban melayani nafsu bejatnya.
Pria lanjut usia berinisial PK (74) yang mencabuli dua cicitnya di Kabupaten Blitar ditangkap polisi. Aksi itu dilakukan secara berulang kepada dua korban yang masih duduk di bangku SD sejak Februari hingga Maret 2025.
Seorang Ayah berinisial tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Pelaku melakukan perbuatan bejat itu karena kebiasaannya menonton vidio porno. Pelaku memperkosa anaknya dua kali.
Aiptu Lilik Cahyadi PJ Kasat Tahti Polres Pacitan, dilaporkan karena memperkosa tahanan wanita. Aksi bejat itu dilakukan di dalam ruang tahanan Polres Pacitan.
Gegara titip anaknya yang masih dibawah umur di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) untuk diantar ke kampungnya di Kecatan Topoyo, memakai jasa angkutan travel, seorang gadis dibawah umur akhirnya jadi korban aksi pencabulan dari sopir bejat.
Meski diakui kecolongan atas tindakan asusila oknum guru cabuli muridnya, keputusan pihak MI yang mendorong melaporkan kasus tersebut ke plisi patut diapresiasi
Setelah video asusilanya di pekarangan rumah warga, satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Badung, Bali, mengamankan seorang warga negara Australia berinisial BA (27) yang diduga melakukan tindakan mesum.
CEO Dewa United, Adrian Satya Negara, memastikan Ivar Jenner masih menjadi bagian dari skuad Dewa United untuk musim depan karena kontraknya masih menyisakan satu tahun.
Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni mengimbau seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pemuda dan peserta aksi yang akan menyampaikan aspirasi pada 27 Agustus 2026 agar menjadikan demonstrasi sebagai ruang demokrasi yang tertib, damai dan bermartabat.