PGA tidak bisa merekam tinggi kolom abu vulkanik karena tertutup awan. Saat ini, gunung api setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut berstatus Level II atau Waspada. Artinya, masyarakat dilarang berkegiatan dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (kawah verbeek).
PVMBG juga mengingatkan ancaman potensi lahar dingin, terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung api.
Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.600 meter di atas puncak gunung tersebut pada Selasa pagi (12/8/2025).
Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) kembali erupsi dengan letusan setinggi 1,6 kilometer pada Rabu (23/7/2025) pagi, yang terlihat dan terdengar dentumannya hingga ke Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang.
PGA catat Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar alami tujuh kali erupsi selama periode 1 hingga 12 Mei 2025 dengan kolom abu tertinggi mencapai 1 km
Erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar pukul 11.20 WIB melontarkan abu vulkanik setinggi 600 meter di atas puncak gunung tersebut.
Dari catatan PVMBG erupsi gunung api tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 14,4 milimeter dengan durasi sekitar 28 detik. Dalam laporan yang sama, tinggi kolom abu akibat letusan Gunung Marapi tidak terekam karena tertutup awan.
Gunung Marapi yang terletak di Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi dengan amplitudo 30,3 mm selama 48 detik pada Minggu (16/6/2024) sekira pukul 19.29 WIB.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung Api Sumatera Barat melaporkan, Gunung Marapi kembali erupsi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 600 meter.
4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Dedi Mulyadi mendatangi langsung Mapolres Purwakarta pada Senin (27/7/2026) untuk mengetahui perkembangan penyelidikan kasus kematian satpam di Waduk Jatiluhur.
Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).