âââââââKuasa hukum ungkap alasan chat keji Anwar Satibi ke Ibu Kandung Nizam Syafei. Disebut muncul karena kekecewaan setelah tidak diberi pinjaman uang.
Kasus meninggalnya Nizam Syafei atau NS (12) menjadi sorotan publik setelah bocah tersebut diduga menjadi korban kekerasan oleh ibu tirinya. KPAI angkat bicara
Kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan seorang bocah bernama Nizam Syafei atau NS (12) meninggal dunia diduga dilakukan ibu tirinya hingga kini masih berlanjut
Dibalik kasus dugaan kekerasan terhadap anak bernama Nizam Syafei (12) yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya. Kini fakta menarik lainnya diungkapkan oleh LPSK
âââââââIbu tiri Nizam Syafei ungkap di hadapan penyidik dugaan cara Anwar Satibi halangi Nizam bertemu ibu kandung dalam pemeriksaan di Polres Sukabumi.
âââââââUsai asesmen LPSK, Krisna Murti menyebut Ibu Kandung Nizam mengalami gangguan psikis dan fisik, trauma berat hingga kondisinya drop dan harus diinfus.
âââââââKuasa hukum Ibu Kandung Nizam menyinggung dugaan KDRT Anwar Satibi usai rilis KPAI, menyebut adanya kemungkinan peran pihak lain dalam kasus Nizam.
Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB.
Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir.
Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.