News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Kuasa Hukum Ayah Nizam soal Laporan Ibu Kandung ke LPSK: Nggak Boleh Disangkut Pautkan

Kuasa hukum ayah Nizam, Dedi Setiadi, menanggapi laporan ibu kandung Nizam ke LPSK dan menegaskan agar kasus itu tidak dikaitkan dengan kliennya.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:33 WIB
Ibu Kandung Nizam, Ayah Nizam
Sumber :
  • YouTube/TransTVOfficial/DennySumargo

tvOnenews.com - Kasus kematian tragis bocah 12 tahun asal Sukabumi, Nizam Syafei, terus menjadi perhatian publik.

Setelah sebelumnya ibu tirinya, TR, ditetapkan sebagai tersangka utama dalam dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Nizam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini kasus melebar ke persoalan baru setelah ibu kandung Nizam, Lisnawati, melaporkan mantan suaminya, Anwar Satibi, ke Polres Sukabumi atas dugaan penelantaran dan kelalaian terhadap anak.

Tak hanya itu, Lisnawati juga telah mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) setelah mengaku menerima sejumlah teror dan ancaman dari pihak tak dikenal usai melayangkan laporan tersebut.

Menanggapi hal ini, Dedi Setiadi, kuasa hukum Anwar Satibi, memberikan pernyataan resmi.

Ia meminta agar kasus laporan yang diajukan Lisnawati tidak disangkutpautkan langsung dengan kliennya.

Menurut Dedi, Lisna berhak mengajukan permohonan perlindungan, tetapi tudingan atau asumsi yang mengarah kepada Anwar sebagai pihak peneror dianggap tidak berdasar dan harus dibuktikan secara hukum.

“Itu kan haknya dia ya untuk melaporkan, untuk minta perlindungan ke lembaga perlindungan. Kalau menurut saya, sah-sah aja, enggak ada masalah. Masalahnya nanti siapa yang nerornya, kan harus dibuktikan,” ujar Dedi Setiadi, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.

Dedi juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti kuat yang mengaitkan Anwar dengan aksi teror yang diklaim oleh Lisnawati.

Ia meminta semua pihak untuk tidak mengaitkan peristiwa tersebut dengan kliennya karena dianggap bisa memperkeruh proses hukum yang tengah berjalan.

“Enggak bolehlah terus ini disangkut-pautkan dengan klien kami,” ujarnya tegas.

Menurut Dedi, tuduhan sepihak hanya akan mengganggu fokus penyidik dalam menuntaskan kasus utama, yakni kematian Nizam akibat penganiayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, saat ini pihaknya masih bekerja sama dengan penyidik untuk mengusut tuntas pelaku dan kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat dalam tindak kekerasan terhadap Nizam.

“Kalau begitu sudah men-judge bahwa yang melakukan teror itu adalah klien saya, kan itu enggak boleh. Harus dibuktikan secara hukum. Sekarang kita lagi fokus ngurus almarhum ini sampai ditemukannya ada tersangka yang melakukan,” kata Dedi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Viral di Media Sosial, Ini 5 Fakta Pernikahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Terungkap Asal-usul Sang Istri

Kabar bahagia datang dari Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang resmi menikah lagi dengan perempuan bernama Septhelena Maria Yosepha. Berikut 5 faktanya.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT