Kemendagri berharap agar ke depan semakin banyak Pemda yang terdorong untuk menghadirkan terobosan dan inovasi dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Pemkab Halmahera Tengah diminta meningkatkan inovasi daerah sebagai instrumen strategis demi tata kelola pemerintahan yang adaptif, efektif, dan responsif.
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengingatkan pentingnya menghadirkan inovasi daerah yang tidak hanya mengandung unsur kebaruan.
Kota Mojokerto dinilai mampu menjaga kesinambungan inovasi secara konsisten. Berdasarkan hasil Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Kota Mojokerto kembali meraih predikat sangat inovatif.
Hal itu dibuktikan dengan kunjungan jajaran manajemen PDAM Tirta Sako Batuah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, ke kantor PDAM Tirta Anai pada Rabu (6/5/2026) dalam rangka studi tiru terkait tata kelola perusahaan dan peningkatan kualitas layanan publik.
BSKDN Kemendagri menegaskan inovasi merupakan elemen penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah. Namun, harus dikelola dengan perencanaan yang jelas.
Kepala BSKDN menegaskan inovasi harus dirancang menyeluruh, ditopang analisis kuat, dan diarahkan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan daerah.
Pemda kini dituntut harus mampu merancang kebijakan yang antisipatif, terutama di bidang inovasi dan tata kelola demi mendorong efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas
Legalitas terhadap inovasi daerah tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga membuka peluang inovasi untuk direplikasi dan dikembangkan di daerah lain.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan bahwa keberhasilan daerah meraih penghargaan inovasi seharusnya menjadi pemicu lahirnya gagasan baru, khususnya di sektor ekonomi.
Upaya bersama BSKDN Kemendagri dan BRIN menjadi bagian penting untuk memperkaya basis pengetahuan yang bisa dimanfaatkan pemerintah pusat maupun daerah.
Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.