Dewan Pers mencatat tahun 2025 sebagai periode yang penuh tantangan bagi kehidupan pers di Indonesia. Sepanjang tahun ini, terdapat tiga persoalan utama
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) angkat bicara perihal ajudan Kapolri yang melakukan tindak kekerasan dan pengancaman terhadap jurnalis foto, media Antara inisial MZ.
Kompolnas dorong kepolisian tindaklanjuti kasus dugaan kekerasan oknum anggota tim pengamanan protokoler Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap jurnalis
Akademisi Fakultas Hukum Universitas Pamulang Tangerang Halimah Humayrah Tuanaya mencatat setidaknya enam peristiwa terjadi terhadap jurnalis 3 bulan terakhir.
IJTI Sultra dan AJI Kendari mengecam tindakan Polresta Kendari lantaran melakukan intimidasi dengan memaksa 2 jurnalis jadi saksi kasus dugaan kekerasan seksual oleh polisi Aipda Amiruddin.
Kasus dugaan kekerasan terhadap jurnalis kembali menjadi sorotan dalam sidang putusan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo atau SYL. Dewan Pers bertindak minta pelaku
IJTI melalui keterangan resminya ngatakan aksi kekerasan terhadap jurnalis ini dilakukan oleh sejumlah orang yang diduga pendukung mantan Menteri Pertanian SYL.
Dewan Pers mengecam keras peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh tiga oknum anggota TNI AL terhadap Sukandi Ali, wartawan Halmahera Selatan, Maluku Utara.Â
Dua jurnalis korban kekerasan, yang selama ini menuntut keadilan atas kekerasan terhadap mereka saat melakukan peliputan yakni, Nurhadi jurnalis Tempo dan Fahmi Staf Humas Pemprov mendapat restitusi dari para terpidana yang menganiayanya, Rabu (4/10).
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan Dewan Pers sepakat untuk mencegah kriminalisasi kerja jurnalistik yang tertuang dalam perjanjian kerja sama (PSK).
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia.
NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James.
Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.