Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun, Sumatera Utara, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap ZR (15), siswi kelas IX SMP Negeri 2 Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, pada Senin (5/1/2026).
Kedua tersangka melarikan diri ke luar negeri selama lebih dari satu dekade. Setelah terdeteksi kembali, tim kami bergerak cepat melakukan penangkapan dan pemeriksaan.
Keluarga besar di Dusun Saribumi, Pekon Wates Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Lampung, tengah berduka mendalam setelah terjadinya peristiwa pembunuhan sadis yang menimpa Feri Handika (37).
Terkuak fakta pembunuhan Sunik (48), sebelum ditemukan tewas bersimbah darah oleh suaminya bernama Juwanto, ia mengajak pelaku yakni Eni Wijayanti (52) untuk makan rujak di warung dekat rumah korban.
Satuan Reskrim Polres Malang dan Polsek Pakis, berhasil meringkus seorang pembunuh sadis kasus di Saptorenggo Pakis yang terjadi pada Selasa (16/7) lalu.
Film yang mengadopsi kisah nyata kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam, telah disaksikan 5.000.000 penonton lebih di bioskop di pekan kedua.
Sampai hari ke-9, Dee Company menyebut film Vina: Sebelum 7 Hari telah disaksikan lebih dari 3,58 juta juta penonton sejak rilis di bioskop Rabu, 8 Mei 2024.
Diangkatnya kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon ke dalam film, membuat keluarga kembali memiliki harapan. Tetapi ada hal yang begitu menyakitkan.
Sampai saat ini, film Vina: Sebelum 7 Hari telah disaksikan lebih dari 3,58 juta juta penonton pada hari kesembilan sejak rilis di bioskop Rabu, 8 Mei 2024.
Marliyana terharu melihat besarnya perhatian publik terhadap kasus pembunuhan Vina yang 8 tahun tenggelam. Ia mengenang adiknya pernah punya cita-cita besar.
Tersangka pembunuhan sadis di Desa Kasih Raja, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir, diringkus aparat kepolisian pada Selasa (14/5) lalu. Kasus pembunuhan terhadap
Film yang mengisahkan pembunuhan Vina oleh geng motor di Cirebon telah disaksikan sebanyak lebih dari 3 juta penonton pada hari ketujuh sejak rilis di bioskop.
Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen.
Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).