Pesantren kilat biasanya diadakan selama bulan Ramadhan atau liburan sekolah untuk memberikan pendidikan agama secara intensif. Salah satu masjid yang mengadakan sanlat adalah Masjid Al Ishlah yang berada di wilayah Jonggol, Jawa Barat.Â
Hidup sebagai warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak menyurutkan semangat untuk menghapal bacaan Al Quran. Bulan Ramadhan justru jadi pelecut untuk menamatkan bacaan kitab suci tersebut.
Komisi I DPRD Jawa Barat dorong pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memfasilitasi pembelajaran agama tambahan selama Ramadhan 1445/2025. Begini kata Syahrir...
Lapas Kelas I Kesambi Cirebon, Jawa Barat melaksanakan program pembinaan keagamaan kepada para narapidana dengan menyelenggarakan program pesantren kilat.
Setiap jam 15.00 WIB-20.00 WIB selama lima hari ke depan, anak-anak yang berhadapan dengan hukum akan mengikuti kegiatan pesantren kilat di Polresta Cirebon.
Kegiatan shalat dhuha dilaksanakan pkl.07.00 wita di halaman sekolah, dilanjutkan mengaji dan belajar membaca Al Quran hingga jam belajar pada pkl. 08.00 wita.
Puluhan Warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga, Jawa Tengah khatamkan Al-Qur'an dalam mengisi kegiatan pesantren kilat bagi narapida di bulan suci Ramadhan.
Sebanyak 100 napi yang berada di Lapas Klas I Semarang mengikuti Pesantren Kilat yang digelar oleh Lapas Kelas I Semarang selama bulan Ramadhan 1443 Hijriah.
Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur