Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa mantan Kadis PUPR Provinsi Sumatera Utara Topan Obaja Putra Ginting (42), menerima suap dan commitment fee terkait pengaturan proyek peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumut tahun anggaran 2023.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut dua terdakwa kasus operasi tangkap tangan (OTT) terkait proyek jalan di Dinas Pekerjaan Um
Kondisi jalan propinsi di Pacitan jadi sorotan masyarakat. Pekerjaan aspal tidak maksimal hingga permukaan jalan yang tidak merata dan banyak mengumpal
Puluhan warga yang terdampak proyek pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta menggeruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, Kamis (9/10/2025
Sidang lanjutan kasus korupsi proyek jalan di Dinas PUPR Sumut kembali digelar di ruang Cakra 9 PN Medan. Saat persidangan mengungkap, terdakwa Topan Ginting
Kasus korupsi proyek jalan Sumut memasuki babak baru. Kali ini mantan Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Ahmadi jadi saksi persidangan dalam kasus korupsi
Rektor USU, Muryanto Amin bakal dipanggil kembali KPK terkait kasus korupsi jalan Sumut. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep menyebutkan pemanggilan
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh".
Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.