Fatih yang merupakan orang tua Sultan Rif'at Alfatih selaku korban jeratan kabel fiber optik milik PT Bali Towerindo Tbk rampung menjalani pemeriksaan, di Polda
Menko Polhukam Mahfud MD mendorong manajemen PT Bali Towerindo Sentra bertemu dengan keluarga korban terjerat kabel firber optik Sultan Rif'at Alfatih.
Tim dokter Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, fokus menaikkan berat badan Sultan Rif'at Alfatih (20) secara bertahap mengingat berat badan korban kecelakaan akibat kabel serat optik tersebut turun drastis.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono mengungkapkan fakta di balik kecelakaan yang dialami Sultan Rif'at Alfatih. dia katakan, penyebabnya
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, mengapresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. Karyoto, beserta jajaran yang memberikan atensi terhadap kondisi Sultan Rifat Alfatih (21). Sultan merupakan korban kabel Bali Tower yang menjuntai di Jl Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.Â
Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengaku baru mengetahui peristiwa mahasiswa bernama Sultan Rif'at Alfatih yang lehernya terjerat kabel fiber optik hingga difabel melalui media.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menjelaskan hasil dari pemanggilan Bali Towerindo yang diduga pemilik kabel fiber optik yang mencelakai seorang mahasiswa hingga difabel.
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat bicara terkait kasus seorang mahasiswa bernama Sultan Rifâat Alfatih yang terjerat kabel fiber optik di Jaksel.
Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.