Di tengah upaya perbaikan yang terus dilakukan, untuk kesekian kalinya, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Tanjung Gusta, Medan, kembali diserang berita hoaks.Â
Antisipasi peredaran narkoba di dalam rutan, tim kamtib kantor wilayah ditjenpas sumut bersama tni dan polri lakukan razia mendadak di rutan kelas 1 medan
Kejaksaan Negeri Karo menetapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo, Radius Tarigan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Penataan Areal Pemakaman
Anak mantan polisi Achiruddin Hasibuan, Aditiya Abdul Ghany Hasibuan alias Aditiya Hasibuan telah bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjung Gusta Medan.
DPO Kasus Korupsi Kredit Macet yang merugikan negara senilai Rp 39,5 miliar, Mujianto Alias Anam telah ditangkap dan diamankan. Hari Ini, Selasa (8/8/2023)
Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tanjung gusta Kanwil KemenkumHam Provinsi Sumatera Utara saat ini memiliki bangunan khusus sebagai tempat rehabilitasi mandiri. Bangunan tersebut diberi nama Paviliun Fatmawati yang memiliki standar bangunan bertaraf internasional.
Narapidana penghuni Rumah Tahanan kelas I Tanjunggusta menciptakan karya berupa tas khusus wanita. Tas buatan tangan tersebut pun dilabel dengan nama Ragustas
Kejari Medan menerima pelimpahan tahap II dalam kasus penganiayaan terhadap Ken Admiral yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan.
Pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 ini, layanan kunjungan tatap muka di Rutan Kelas I Tanjung Gusta dibuka secara umum dengan aturan yang masih ketat.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -