Menteri ATR/BPN Nusron Wahid tegaskan tak berwenang soal tanggul beton Cilincing. Izin reklamasi ada di KKP, sementara KCN siapkan solusi bagi nelayan terdampak.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan proyek pembangunan tanggul laut di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, tidak akan mengorbankan mata pencaharian nelayan tradisional
Tanggul Cilincing, akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik. Pasalnya, usai pagar bambu, tanggul itu viral di medsos, yang dikabarkan berdampak mengerikan
Gubernur Pramono Anung menegaskan keberadaan tanggul beton di laut Cilincing yang viral itu pembangunannya bukan kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Polemik tanggul beton sepanjang 2-3 kilometer di pesisir Cilincing, Jakarta Utara, akhirnya mendapat penjelasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Proyek yang viral karena dikeluhkan nelayan itu ternyata telah mengantongi izin resmi
Nelayan yang berada di pesisir wilayah Cilincing, Jakarta Utara merasa aman dengan adanya Tanggul National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah