GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Mengerikan Tanggul Cilincing, Air Mata Nelayan Ceritakan Risiko Keselamatan: Sangat Berbahaya

Tanggul Cilincing, akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik. Pasalnya, usai pagar bambu, tanggul itu viral di medsos, yang dikabarkan berdampak mengerikan
Jumat, 12 September 2025 - 16:28 WIB
Dampak Mengerikan Pembangunan Tanggul Cilincing, Air Mata Nelayan Ceritakan Risiko Keselamatan: Sangat Berbahaya...
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Tanggul Cilincing, akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik. Pasalnya, usai pagar bambu, tanggul tersebut viral di media sosial, yang dikabarkan sangat memberikan dampak mengerikan kepada nelayan.

Sontak, hal ini pun menuai komentar dari berbagai pihak. Bahkan, seusai viral terkait tanggul tersebut, jeritan pilu para nelayan menguat di tengah-tengah publik, sehingga membuat para elite politik angkat bicara, termasuk pemangku kebijakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal yang dirasakan nelayan juga begitu melukai hati sebagian rakyat Indonesia. Sebab, tempat mencari nafkah untuk menghidupin keluarga telah dipersempit ruangnya dan menyebabkan dampak mengerikan.

Ketika tim tvOnenews.com meninjau sebuah lokasi tersebut, seorang nelayan menunjukkan lokasi tanggul tersebut. 

Usai menunjukkan tanggul itu, terlihat mata nelayan itu berkaca-kaca sambil menceritakan terkait ribuan nelayan kehilangan ruang untuk tempat melabuhkan kapalnya.

“Kami minta solusi agar nelayan ini diberikan ruang untuk tempat labuh. Karena mereka tidak ada lagi tempat labuh. Dibuatkanlah kolam retensi ini. Yang mana kolam retensi ini tidak maksimal, tidak bisa menampung semua nelayan yang ada di sini. Akhirnya nelayan-nelayan di sisa, lebih banyak nelayan itu dia bersandar di muara-muara sungai,” ungkap Ketua Perkumpulan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) DKI Jakarta, Muhamad Tahir di Cilincing, Jumat (12/9/2025).

Kondisi tersebut, ia katakana, begitu sangat berisiko bagi keselamatan nelayan.

“Karena kenapa? Pada saat banjir Jakarta turun, air keluar dari muara sungai itu sangat luas dan tidak sedikit nelayan kita itu tenggelam dan hancur karena arus yang turun dari Jakarta,” jelasnya kepada tvOnenews.com, Jumat (12/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sela-sela ia menceritakan kepiluan ribuan nelayan, Tahir katakan, bahwa pihaknya sudah mengingatkan dan sudah mengajukan permintaan agar pembangunan tanggul disertai solusi nyata bagi nelayan, baik itu berupa pelabuhan terpadu dengan fasilitas sentra ekonomi.

“Tanggul ini sebenarnya direncanakan sudah beberapa tahun yang lalu. Beberapa bulan yang lalu juga kami sudah sampaikan. Sudah sampaikan berkaitan masalah. Sebelum dilakukan pembangunan, buatkan dulu solusi untuk nelayan. Apa itu solusinya? Buatkan mereka, agar mereka berdaya, buatkan mereka pelabuhan. Di sana nanti ada sentra ekonomi nelayannya. Nah, seperti kawan-kawan kita di Muara Angke lah,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai E&C Hillstate Gagal Pasangkan Vanja-Mega, Pelatih: Masih ada Waktu

Hyundai E&C Hillstate Gagal Pasangkan Vanja-Mega, Pelatih: Masih ada Waktu

Baru berusia 22 tahun, pelatih Hyundai E&C Hillstate, Kang Sung-hyung optimistis pasangan baru ini bisa membangun chemistry dalam waktu singkat.
Buntut Kasus Penitipan Bayi di Bidan Sleman, Polisi Periksa 6 Orangtua

Buntut Kasus Penitipan Bayi di Bidan Sleman, Polisi Periksa 6 Orangtua

Buntut kasus penitipan bayi ke bidan berinisial ORP di Pedukuhan Randu Wonokerso, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Kini Polisi identi
Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah RI Masih Aman, Rasio Baru 40,75 Persen dari PDB

Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah RI Masih Aman, Rasio Baru 40,75 Persen dari PDB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan utang pemerintah RI masih aman. Rasio utang tercatat 40,75 persen dari PDB per Maret 2026.
Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Praktik Penitipan Bayi oleh Bidan di Sleman

Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Praktik Penitipan Bayi oleh Bidan di Sleman

Polisi beberkan fakta baru dalam kasus praktik penitipan bayi oleh bidan berinisial ORP yang diselidiki polisi di Kapanewon Gamping, Sleman. Kemudian polisi
Gara-gara Megawati Hangestri, Volimania Indonesia Serbu Hyundai Hillstate

Gara-gara Megawati Hangestri, Volimania Indonesia Serbu Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League Korea 2026/2027. Pengumuman itu langsung buat volimania Indonesia ramai menyerbu medsos klub.
Kembali ke Piala Asia Setelah 40 Tahun, Singapura Pilih Tim yang Bisa Keluar dari Zona Nyaman pada FIFA Matchday Juni 2026

Kembali ke Piala Asia Setelah 40 Tahun, Singapura Pilih Tim yang Bisa Keluar dari Zona Nyaman pada FIFA Matchday Juni 2026

Singapura pun tak membuang sia-sia kesempatan tampil di ajang paling bergengsi di Asia ini. Termasuk dengan mempersiapkan lawan-lawan tanggung selama persiapan. 

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral