Perkara Investasi Robot Trading ATG telah dilimpahkan ke Kejari Kota Malang. Dua nama yang terlibat adalah Wahyu Kenzo, Founder ATG dan Bayu Walker, operator IT
Pada kamis (16/3) Polresta Malang Kota menggelar konferensi pers perkembangan penanganan kasus Robot Trading dengan kembali menetapkan seorang tersangka Raymond Enovan yang berperan sebagai Founder ATG untuk wilayah Kota Malang.
pemeriksaan terhadap Istri Wahyu di Mapolresta Kota Malang. Pemeriksaan tersebut, terkait keterlibatan Istri Wahyu Kenzo dengan kasus penipuan robot trading ATG
Pendiri atau founder Robot Trading Auto Trade Gold (ATG) berinisial WS atau Wahyu Kenzo (WK), ditangkap petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang. Penangkapan dilakukan setelah Mabes Polri menerima laporan dari para investor robot trading milik WK.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto membeberkan perkembangan penyidikan atas kasus robot trading yang ditangani oleh Satreskrim Polresta Malang
Wahyu Kenzo dikenal Crazy Rich Surabaya ditangkap atas penipuan bermodus robot trading. Dari hasil penipuannya Wahyu Kenzo meraup Rp 9 triliun. Ini foto-fotonya
Tiga mobil mewah diduga milik crazy rich Surabaya Wahyu Kenzo disita polisi, mulai dari BMW M4, Toyota Alphard, hingga Innova nampak di Polresta Malang Kota.
Begitu sangat fantastis uang yang diraih lelaki bernama Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, crazy rich asal Surabaya. Pasalnya, ia raup uang 9 triliun
Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan crazy rich Surabaya Wahyu Kenzo sebagai tersangka dan menahannya dalam kasus investasi robot trading yang merugikan korban mencapai hampir Rp9 triliun.
Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Gelombang panas ekstrem yang melanda Amerika Serikat memakan korban jiwa. Sedikitnya 25 orang dilaporkan meninggal dunia akibat suhu tinggi yang melanda sejumlah wilayah.
FIA akhirnya mengumumkan keputusan resmi terkait investigasi terhadap pebalap Ferrari, Lewis Hamilton, yang diduga melakukan pelanggaran saat melintasi zona bendera kuning pada F1 Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026).