Wamendagri Bima Arya menyampaikan terdapat tiga aspek penting dalam kepemimpinan yang jarang dapat berjalan secara bersamaan, yakni kekuasaan, karisma, dan keteladanan.
Wamendagri Bima Arya menegaskan KDKMP tidak boleh dipersepsikan hanya sebagai pesaing minimarket saja. Tetapi harus memiliki fungsi ekonomi yang lebih luas.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya membangun narasi yang terpadu di lingkungan pemerintah, khususnya bagi humas.
Ramainya soal dorongan publik minta pemerintah cabut izin ormas, usai dugaan kekerasan di demo agustus 2026 di media social. Sontak menyedot perhatian hingga
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten di seluruh Indonesia untuk ânaik kelasâ dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa penerapan sistem pemilu digital secara nasional tidak boleh sekadar dipandang sebagai upaya meringankan beban kerja petugas di lapangan melalui modernisasi proses pemungutan suara.
Wamendagri BBima menegaskan, desentralisasi perlu diterapkan tidak hanya pada pembagian kewenangan, tetapi juga penguatan kapasitas ekonomi dan fiskal daerah.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda membangun Indonesia dengan mengambil peran di tengah disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI) seperti saat ini.
Wamendagri Bima Arya menyoroti filosofi bunga teratai yang terpahat pada kubah GPIB Immanuel. Katanya, tetap bersih dan indah meskipun tumbuh di lingkungan berlumpur.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto mendorong kepala daerah mengubah paradigma pembangunan agar tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial, budaya, dan ekologis, serta manfaat pembangunan bagi lintas generasi.
Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Memasuki 10 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki pemasukan. Lalu, siapa saja yang akan bercuan deras besok?