news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Foto bersama Presiden Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju.
Sumber :
  • presidenri.go.id

Menteri Kabinet Indonesia Maju Banyak Terseret Korupsi, NCW: Gelombang Korupsi di Istana Mengarah ke Satu Titik

Nasional Corruption Watch (NCW) mengungkap bahwa gelombang korupsi di lingkup istana mengarah kepada satu titik.
Selasa, 17 Oktober 2023 - 15:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nasional Corruption Watch (NCW) mengungkap bahwa gelombang korupsi di lingkup istana mengarah kepada satu titik.

Ketua NCW, Hanifa Sutrisna menyinggung terkait kasus-kasus korupsi yang melibatkan para menteri di Kabinet Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). 

Dia mengatakan, pasca NCW mengungkap rentetan kasus korupsi yang terus menerpa Indonesia, pihaknya banyak menerima pengaduan masyarakat (dumas) dari berbagai sumber.

"Hal ini semakin menggelitik kami untuk terus menyuarakan perkembangan dugaan korupsi menjelang persiapan demokrasi 2024," kata Hanifa, Selasa (17/10/2023).

Kendati demikian, Hanifa menyebut temuan dan dugaan korupsi baru yang ditemukan dilaporkan masyarakat sejatinya tidak ada kasus yang sangat baru.

"Karena dari pengumpulan data dan informasi yang DPP NCW dapatkan, gelombang korupsi sebelum Pemilu dan Pilpres 2024 semakin mengarah ke satu titik jika dilihat dari benang merah dari hubungan terduga pelaku dan melalui media apa korupsi ini dilakukan," ungkap Hanifa.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi rakyat Indonesia menjelang pesta dan pentas demokrasi 2024 tahun depan. Kata dia, perbaikan sistem demokrasi dan pemberantasan korupsi yang lebih baik masih jauh panggang dari api. 

"Semua partai politik sibuk dengan pencalonan Capres dan Cawapres, dan pemberantasan korupsi dijadikan senjata yang mematikan untuk mematikan lawan politik," katanya.

"Bahkan sekarang menyasar lembaga anti korupsi KPK. karena dinilai tidak patuh kepada ‘perintah penguasa’ yang merasa memiliki republik ini," sambungnya.

Lantas, dia mengungkap bahwa pihaknya telah tiga kali menyuarakan dugaan korupsi lima menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi. Namun tidak mendapatkan  respons positif.

"Apa karena semua menteri yang terduga korupsi tersebut berada di koalisi yang sama dan mendapat dukungan dari istana? Apa di akhir pemerintahan Jokowi periode ke-2 harus meninggalkan noda hitam dalam sejarah pemberantasan korupsi kolusi dan nepotisme (KKN)?," kata Hanif tegas.

"Jika kami DPP NCW ditanya, kenapa berani menguak dugaan Gelombang Korupsi di Lingkungan Istana? Jawaban kami sudah jelas terbuka di dunia maya," ujarnya.

Oleh karena itu, NCW menilai bahwa program food estate ini tidak direncanakan dengan matang dan uang rakyat lebih kurang Rp 6 triliun hilang begitu saja.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:36
04:14
01:26
05:42
01:15

Viral