news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Logo Halal yang Dikeluarkan Oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI.
Sumber :
  • ANTARA

IBSW Soroti Pentingnya Kelancaran Program Sertifikasi Halal Gratis

Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) soroti pentingnya kelancaran program sertifikasi halal gratis tanpa adanya gangguan.
Jumat, 10 April 2026 - 19:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) soroti pentingnya kelancaran program sertifikasi halal gratis tanpa adanya gangguan.

IBSW menilai terdapat indikasi upaya yang dapat menghambat atau mengganggu pelaksanaan program 1,35 juta sertifikasi halal gratis bagi usaha mikro kecil yang menjadi salah satu program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Chairman IBSW, Nova Andika, menyampaikan bahwa potensi hambatan terhadap program strategis tersebut tidak hanya muncul dalam bentuk narasi atau isu, tetapi juga terjadi di ranah digital. Salah satunya berupa percobaan peretasan terhadap situs milik Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), yakni lembaga.halal.go.id.

“Walaupun sempat diretas pada Kamis (9/4/2026) dalam bentuk tampilan halaman depannya saja disusupi iklan judi online, tapi dalam hari yang sama telah mampu diatasi oleh BPJPH dan telah beroperasi secara normal pada hari itu juga. Percobaan peretasan ini bukan sekadar gangguan teknis, tetapi kami nilai menjadi bagian dari upaya yang ingin ganggu program sertifikasi halal gratis Presiden Prabowo,” ujar Nova dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Kamis (9/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa situs yang terdampak merupakan platform pengajuan dan akreditasi bagi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN). Namun, kondisi tersebut disebut hanya terjadi pada tampilan depan dan tidak menembus sistem internal, sehingga layanan sertifikasi halal tetap berjalan.

“Walaupun situs yang dihack itu situs untuk pengajuan dan akreditasi Lembaga Pemeiksa Halal (LPH) , Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) yang terkena hanya tampilan depannya saja, dan tidak dapat menembus kedalam sistem, bahkan dalam pantaun kami pelayanan sertifikasi halal tetap berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

Menurutnya, lembaga-lembaga tersebut adalah para mitra utama BPJPH dalam melakukan Sertifikasi Halal serta pembentukan SDM Halal. Jadi upaya peretasan ini mencoba menghalangi pencapaian Sertifikasi Halal BPJPH.

Nova juga mengatakan bahwa program sertifikasi halal gratis memiliki peran penting dalam mendukung target implementasi Wajib Halal Oktober 2026.

Program tersebut ditujukan untuk mempercepat sertifikasi bagi pelaku usaha mikro kecil agar siap menghadapi kewajiban halal secara nasional sekaligus mendorong peningkatan daya saing hingga ke pasar internasional.

IBSW juga menilai kinerja BPJPH menunjukkan progres dalam memperluas akses layanan sertifikasi halal melalui skema gratis. Meski demikian, adanya percobaan peretasan dinilai tetap perlu diantisipasi karena berpotensi menghambat pelayanan publik serta memengaruhi kepercayaan masyarakat.

Nova juga menilai Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan konsisten menjaga arah kebijakan lembaga serta aktif merespons berbagai isu terkait program pemerintah.

IBSW juga mengingatkan agar dinamika politik dan serangan isu tidak mengalihkan fokus BPJPH dalam mencapai target Wajib Halal Oktober 2026.

Nova menegaskan momentum menuju Wajib Halal Oktober 2026 perlu dijaga bersama karena program sertifikasi halal gratis merupakan kepentingan nasional yang perlu terlaksana dengan baik.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral